Debat Kandidat Pilkada Pandeglang Bakal Digelar di Dua Stasiun Televisi

  • Whatsapp
pilkada pandeglang, debat kandidat, KPU Pandeglang, stasiun televisi, pasangan calon,
Dua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang.

KABUPATEN PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – KPU Pandeglang telah menjadwalkan dua kali debat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang. Debat kandidat bakal ditayangkan di dua stasiun televisi.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan persiapan untuk debat kandidat Pilkada Pandeglang. Debat pertama, kata pria yang akrab disapa Jai, akan dihelat 23 Nopemner di Stasiun Kompas TV dan debat kedua 4 Desember di Metro TV.

Bacaan Lainnya

Sujai juga mengaku, tadi siang pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan masing-masing tim kampanye dan tim punghubung pasangan calon, Bawaslu dan aparat kepolisian untuk membahas pelaksanaan debat kandidat Pilkada Pandeglang.

“Pelaksanaan debat kandidat hanya dilakukan sebanyak dua kali, di Kompas TV dan Metro TV,” ungkap Sujai melalui sambungan telepon, Rabu (18/11/2020).

BACA JUGA: Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Pandeglang Diminta Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

Menurutnya, pelaksanaan debat terbuka antar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 11 tahun 2020 perubahan atas PKPU Nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye pasangan calon, debat publik Paslon juga merupakan bagian dari metode kampanye yang difasilitasi KPU.

“Debat kandidat itu juga bertujuan menyebarluaskan visi misi atau program kerja pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang,” katanya.

Namun lanjut Jai, debat kandidat Pilkada serentak 2020 berbeda dengan debat kandidat pada pemilu sebelumnya. Kata dia, jumlah peserta dalam acara debat nanti akan dibatasi, karena sesuai dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Karena sekarang tengah musim pandemi Covid-19, maka peserta yang hadir di studio televisi. Dari masing-masing tim kampanye pasangan calon diperbolehkan sebanyak 6 orang, namun kami menyiapkan tempat di luar studio yang sudah disiapkan pengelola televisi,” ujarnya.

Saat ditanya materi apa saja yang nanti akan dibahas dalam debat kandidat, Sujai mengaku berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, dan persoalan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Adapun mekanisme debat ada 6 segment, pertama pemaparan visi misi, penajaman visi misi, memilih amplop yang sudah berisi pertanyaan, masing-masing calon bupati saling bertanya, dan segmen kelima saling bertanya calon wakil bupatinya dan keenam pernyataan penutup dari masing-masing paslon dengan durasi 120 menit,” jelasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.