Data BNPB Catat 53 Ribu Desa Berada di Kawasan Rawan Bencana

oleh -
desa, rawan, bencana, kawasan, risiko, bnpb
Data BNPB mencatat 53 ribu desa derada di kawasan rawan bencana. Foto: Seorang warga melintas di depan rumah yang rusak akibat gempa di Majangtengah, Malang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021)/Antara.

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mennyampaikan data bahwa dari jumlah sekitar 75.000 desa di Indonesia, lebih dari 53.000 desa atau kelurahan diantaranya berada di kawasan risiko rawan bencana.

BNPB merinci data derah risiko bencana itu, yakni terdapat sejumlah 45.973 desa berada di kawasan rawan bencana gempa bumi, dan 5.744 desa rawan terdampak tsunami.

Kemudian, sebanyak 2.160 desa rawan terdampak gunung meletus, 34.716 desa rawan terdampak longsor.

Selain itu, data BNPB juga mencatat sebanyak 37.497 desa rawan terdampak kebakaran hutan, dan 41.236 desa dapat terdampak kekeringan, serta sejumlah 47.430 desa dapat terdampak banjir.

Data BNPB tersebut dihimpun melalui aplikasi InaRISK dan kajian risiko bencana di 34 provinsi se-Indonesia.

“Hal ini cukup mengagetkan kita semua, karena dari hampir 75.000 desa, 53.000 desa atau kelurahan berada di daerah rawan bencana,” kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan, di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Menurut Lilik, dari data tersebut, BNBP memperkirakan lebih dari 51 juta keluarga di Indonesia yang bertempat tinggal di daerah rawan bencana.

Oleh karenanya , imbuh dia, dalam mengurangi risiko tersebut, dalam program Desa Tangguh Bencana (Destana) tiap desa akan memiliki satu rapor ketanggguhan dengan Penilaian Ketangguhan Desa (PKD).

Rapor tersebut terintegrasi dengan database (big data)  desa di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Sementara, peningkatan ketangguhan tersebut akan tercermin dari lima indikator.

“Kualitas dan akses layanan dasar, dasar sistem penanggulangan bencana, pengelolaan risiko bencana, kesiapsiagaan darurat dan kesiapsiagaan pemulihan,” ujar Lilik Kurniawan. (ejp)

Sumber: Antara

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.