Darurat COVID-19 di Tokyo Turunkan Minat Dunia Ikuti Olimpiade Jepang

oleh -
olimpiade tokyo jepang darurat covid-19 minat atlet dunia
Polisi melintasi salah satu pintu masuk Perkampungan Olimpiade di Tokyo pada 13 Juli 2021, menjelang Olimpiade Tokyo 2020 yang akan dimulai 23 Juli. ANTARA/AFP/Charly Triballeau

TOKYO JEPANG, REDAKSI24.COM – Kekhawatiran penyebaran COVID-19 rupanya menurunkan minat dunia untuk mengikuti Olimpiade Tokyo Jepang. Mundurnya beberapa atlet terkenal dunia serta negara tuan rumah, menjadi yang paling menurunkan minat mengikuti pesta olahraga dunia itu.

Berkurangnya minat dunia untuk mengikuti Olimpiade Tokyo Jepang yang rencananya digelar pada 23 Juli 2021 nanti itu, didapat dari hasil jajak pendapat Ipsos di 28 negara di dunia.

Jajak pendapat yang dirilis Selasa (13/7/2021) itu menyimpulkan, rata-rata minat dunia mengikuti Olimpiade adalah 46 persen, tetapi kegairahan bermacam-macam di berbagai pasar yang di Jepang mencapai kurang dari 35 persen.

Olimpiade terlanda pandemi yang akan dimulai dalam sembilan hari ke depan itu kehilangan dukungan publik di tengah masih adanya kekhawatiran terhadap risiko infeksi dan keadaan darurat yang diumumkan di Tokyo, meskipun penyelenggara menjanjikan langkah-langkah ketat terkait virus corona.

BACA JUGA: 40 Persen Pertandingan Olimpiade Tokyo Bakal Digelar Tanpa Penonton

Penonton dilarang menghadiri semua event Olimpiade di Tokyo dan wilayah sekitarnya, sedangkan para pejabat Jepang meminta warga menonton Olimpiade lewat televisi untuk meminimalkan pergerakan orang.

Menurut survei Ipsos, hanya 22 persen warga Jepang yang mengatakan Olimpiade harus dilanjutkan.

Gubernur Tokyo, Yuriko Koike mengungkapkan, kecukupan jumlah rumah sakit yang berkombinasi dengan percepatan vaksinasi COVID-19 lansia mengartikan kota itu akan bisa menyelenggarakan Olimpiade dengan aman dan terjamin.

Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, yang memuji penyelenggara karena menggelar acara tersebut, akan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga pada Rabu (14/7/2021) ini.

Petenis Swiss Roger Federer menjadi nama besar berikutnya dalam tenis yang mengundurkan diri dari Olimpiade Tokyo. Juara Grand Slam 20 kali itu mengaku mengalami cedera lutut saat Wimbledon.

Diketahui, Olimpiade yang ditunda tahun lalu karena pandemi itu, rencananya berlangsung 23 Juli hingga 8 Agustus. Keadaan darurat di Tokyo berlangsung hingga 22 Agustus, tak lama sebelum Praolimpiade dimulai.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.