Dapodik 2022 Final, Kasus Putus Sekolah di Kabupaten Tangerang Tetap Tertinggi di Banten

oleh -
Dapodik 2022 Final, Kasus Putus Sekolah di Kabupaten Tangerang Tetap Tertinggi di Banten
Ilustrasi - Anak-anak yang putus sekolah diajak kembali bersekolah.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Tangerang, Syaifullah sebelumnya menyebut data pokok pendidikan (Dapodik) akan diperbaharui per tanggal 30 Agustus 2022.

Janji itu disampaikan Syaifullah menyusul tingginya angka anak putus sekolah di daerah pimpinan A Zaki Iskandar itu. Bahkan kasusnya tertinggi se Provinsi Banten.

Kala itu, Syaifullah mengatakan, Dapodik merupakan data berjalan, sehingga data yang tercatat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia belum valid.

“Jadi, perlu diingat di Dapodik itu data berjalan yang belum terverifikasi atau belum dilakukan cut off, mengingat cut off akan dilakukan nanti tanggal 30 Agustus 2022,” kata Syaifullah dalam keterangan pers yang diterima Redaksi24.com Minggu (7/8/2022) lalu.

BACA JUGA: Bupati Tangerang Sebut Pondok Pesantren Penyebab Anak Putus Sekolah

Namun, berdasarkan update per tanggal 20 September 2022, data angka putus sekolah di Kabupaten Tangerang yang tercatat pada Kemendikbud RI, kini sebesar 21.526 orang.

Dengan begitu ada pengurangan jumlah kasus anak putus sebanyak 668 orang dari sebelumnya berjumlah 22.194 orang. Angka tersebut ternyata masih tertinggi di Provinsi Banten.

Dari total 21.526 anak putus sekolah saat ini yang ada di Kabupaten Tangerang, kategori Drop Out (DO) tingkat SD 2.765 orang, SMP 1.735 orang dan SMA/SMK 2.173 orang.

Kemudian kategori Lulus Tanpa Melanjutkan (LTM), tingkat SD sebanyak 6.610 orang dan SMP 8.243 orang.

Saat dikonfirmasi Redaksi24.com pada Selasa (20/9/2022), Syaifullah selaku Kadisdik Kabupaten Tangerang, belum memberikan jawaban terkait hal tersebut.(Deri/Difa)

Tinggalkan Balasan