Dana Hibah Minim, Bawaslu Pandeglang Pangkas Kegiatan Sosialisasi Pilkada

  • Whatsapp
ade mulyadi
Ketua Bawaslu Pandeglang, Banten, Ade Mulyadi.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dana hibah untuk Pilkada Pandeglang 2020 untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pandeglang terbilang minim. Karena Bawaslu diberi dana hibah sebesar Rp16 miliar. Minimnya anggaran memaksa Bawaslu untuk memangkas sejumlah kegiatan sosialisasi Pilkada Pandeglang 2020.

Minimnya anggaran pengawasan Pilkada diketahui dari penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Bawaslu dan Pemkab Pandeglang di Pendopo Bupati Pandeglang, Senin (14/10/2019). Dalam NPHD yang ditandatangani bersama itu, dana hibah yang diterima Bawaslu sebesar Rp16 miliar.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:

. KPU dan Bawaslu Galau, Dana Pilkada Pandeglang Belum Jelas

. Anggaran Tak Sesuai Pengajuan, KPU Pandeglang Bakal Pangkas Jumlah TPS

. Pengamat Sebut Ada Pemborosan APBD Pandeglang

Ketua Bawaslu Pandeglang, Banten, Ade Mulyadi mengatakan, nilai anggaran hibah untuk lembaganya jauh dari yang diajukan. Sebelumnya, pihaknya mengajukan dana sebesar Rp 25 Miliar. Akan tetapi yang direalisasi hanya Rp16 miliar. Dengan begitu, pihaknya memastikan bakal ada kegiatan pengawasan Pilkada yang harus dikurangi, seperti sosialisasi penanganan pelanggaran Pilkada.

“Meski begitu kami berharap dapat mengoptimalkan pengawasan dalam Pilkada nanti. Meskipun kegiatan sosialisasi Pilkada kami kurangi, namun nanti ada dari pihak Kesbang Pol Pandeglang yang mengadakan sosialisasi,” ungkap Ade.

Ade berharap pihaknya mampu melakukan pengawasan Pilkada Pandeglang yang dihelat tahun depan secara maksimal, walaupun anggaran relatif kecil. “Semoga tidak mengurangi semangat kami dalam melakukan pengawasan,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.