Dampak Pandemi Covid-19, PAD Kota Serang Diperkirakan Merosot

  • Whatsapp
pad kota serang
Ilustrasi - PAD Kota Serang diperkirakan menurun drastis akibat covid-19.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pandemi virus corona atau covid-19 berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten. PAD Kota Serang saat ini baru masuk sekitar 30 sampai 40 persen dari target yang ditetapkan.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas, mengatakan, bukan hanya PAD Kota Serang yang mengalami penurunan, melainkan seluruh daerah merasakan dampak covid-19.

Bacaan Lainnya

“Covid-19 berdampak pada APBN ke daerah, juga APBD secara keseluruhan. Untuk Kota Serang, PAD selama pandemi covid-19 hanya 30 sampai 40 persen dari target,” katanya kepada wartawan, Sabtu (13/6/2020).

Disinggung soal kecukupan PAD Pemkot Serang saat ini, Hari mengaku Kota Serang bukan hanya mengandalkan PAD tapi dana transfer dari pusat. Namun lantaran dari pusat juga berkurang, kata dia, otomatis berpengaruh juga terhadap belanja daerah.

“Jadi kalau kaitan dengan kecukupan untuk berapa waktu, kami banyak ditransfer dari pusat hampir 60 persen, kami berharap pusat juga tidak kekurangan, terjaga belanja sampai akhir tahun,” ujar Hari.

Hari mengaku sampai dengan saat ini kondisi kas daerah Kota Serang relatif setabil. Kisruh Bank Banten, menurut Hari, tidak terdampak langsung kepada Pemkot Serang. Sebab, menurutnya, Pemkot Serang banyak transfer dari pusat bukan dari provinsi.

“Banprov (bantuan provinsi) prosesnya berjalan, tapi juga ada pendapatan lain diluar itu yang bisa membantu kas daerah Kota Serang,” paparnya.

Hari menjelaskan melihat dari penurunan tersebut, pemerintah pusat menggalakan normal baru atau new normal. Meski demikian, dikatakan Hari, tetap melihat masing-masing daerah sesuai dengan zonasi yang ditetapkan pusat.

“Kalau seperti DKI dan Jawa Barat masih memperpanjang PSBB, tapi kalau daerah oranye ada pengendalian yang lebih melihat relaksasi,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.