Dampak Covid-19, Ratusan Rumah Warga Miskin Pandeglang Batal Direhab

  • Whatsapp
RTLH Pandeglang
Salah satu rumah warga miskin di Pandeglang yang batal direhab lantaran terdampak covid-19.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Ratusan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) alias rumah warga miskin di Kabupaten Pandeglang, yang sudah direncanakan bakal dibangun tahun 2020 ini, terpaksa harus dibatalkan. Hal itu terjadi lanataran Dana Alokasi Khusus (DAK) ditarik kembali dan dialihkan untuk penanganan pandemi covid-19.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pandeglang, Syarif Hidayat mengatakan, ada sekitar 175 lebih RTLH yang didanai DAK batal dibangun tahun ini menyusul dibatalkannya DAK 2020 karena terdampak pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Semua kegiatan DAK total tidak bisa dilakukan tahun ini, baik RTLH maupun kegiatan lainnya. Bukan hanya di Pandeglang, melainkan di kabupaten/kota lain juga sama,” ungkap Syarif melalui sambungan telepon, Selasa (5/5/2020).

Syarif berharap kondisi sama tidak terjadi pada program RTLH yang didanai dari sektor lain, seperti APBD reguler dan bantuan dari provinsi dan pemerintah pusat. Karena itu, kata dia, pihaknya sedang intens berkoordinasi dengan Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat terkait program pembangunan yang tidak terdampak covid-19.

“Kami menginventarisir kagiatan yang bisa direalisasikan tahun ini. Sebab kalau dari DAK sudah total tidak bisa dilakukan,” katanya lagi.

Menurut Syarif, lebih dari 2000 RTLH yang sebelumnya sudah direncanakan bakal dibangun tahun ini, namun akhirnya batal direhab karena adanya rasionalisasi anggaran untuk pandemi covid-19.

“Kami juga sedang menunggu data dari Provinsi Banten dan pusat, berapa jumlah RTLH yang bisa direhab tahun ini. Kemungkinan datanya keluar pada pertengahan bulan ini,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Halau Pemudik, Forkopimda Pandeglang Perketat Penjagaan Perbatasan

. Terkait Dana Desa, Kades Ujungjaya Pandeglang Dilaporkan ke Polisi

. Mahasiswa Bakar E KTP di Depan Disdukcapil Pandeglang

Saat ditanya berapa persen jumlah anggaran yang terkena rasionalisasi pandemi covid-19. Syarif mengaku belum mengetahui rinciannya. Saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan inventarisir.

“Yang jelas kalau DAK sudah tidak bisa direalisasikan tahun ini. Harapan kami bantuan dari provinsi dan pusat tidak terdampak,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.