Dampak Covid-19, KPU Pandeglang Terpaksa Efisiensi Anggaran untuk Tambah TPS

  • Whatsapp
Pilkada Pandeglang 2020
Akibat pandemi covid-19, KPU Pandeglang melakukan refocusing anggaran untuk menambah TPS untuk Pilkada 2020.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi covid-19, KPU Pandeglang  melakukan refocusing anggaran untuk penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pengetatan anggaran dilakukan lantaran Pemkab Pandeglang tidak sanggup menambah dana hibah ke KPU.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai mengatakan, pihaknya tidak perlu lagi mengajukan anggaran ke Pemkab Pandeglang untuk penambahan TPS dalam pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi covid-19. Dana penambahan TPS bisa dicover melalui hasil refocusing anggaran.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah melakukan restrukturisasi atau refocusing anggaran. Setelah dihitung untuk penambahan TPS, kami tidak perlu lagi meminta tambahan anggaran kepada Pemkab Pandeglang,” ungkap Sujai, Selasa (9/6/2020).

Menurutnya, ada beberapa anggaran kegiatan yang dilakukan efisiensi untuk pemenuhan kebutuhan dana penambahan TPS tersebut. Salah satunya dari kegiatan tahapan Pilkada yang disesuaikan dengan kondisi pandemi covid-19, seperti sosialisasi dan kegiatan yang mengundang banyak massa.

“Sekitar Rp2,2 miliar hasil efisiensi anggaran yang kami lakukan, dan kami rasa itu cukup untuk dana penambahan TPS,” katanya.

Komisioner KPU Pandeglang, Ahmadi menambahkan, penambahan TPS dalam pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi covid-19, karena adanya pengurangan kuota peserta pemilih dalam setiap TPS.

“Sebelumnya hak pilih dalam satu TPS sekitar 800 orang. Tapi karena sekarang tengah pandemi covid-19, ada pengurangan kuota hak pemilih, dan otomatis TPS harus ditambah,” tuturnya.

Menurut dia, pihaknya menambah sebanyak 259 TPS dari semula sebanyak 1983 TPS untuk perhelatan Pilkada tahun ini. Jumlah itu hasil pengurangan jumlah hak pilih di setiap TPS karena Pilkada dilaksanakan pada masa pandemi covid-19.

“Nantinya jumlah hak pilih di setiap TPS sebanyak 500 orang, dari semula 800 orang,” jelasnya.

Adapun untuk kebutuhan anggaran, lanjut Ahmadi, KPU melakukan efisiensi dari anggaran kegiatan lain. Karena ia melihat, Pemkab Pandeglang sudah angkat tangan untuk bisa menambah anggaran KPU.

“Kami telah melakukan rapat evaluasi dan rasionalisasi anggaran. Jadi ada efisiensi anggaran dari kegiatan lain yang akan dialokasikan untuk penambahan TPS,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.