Dampak Covid-19, Kemenag Kota Cilegon Kaji Kegiatan Ramadan

  • Whatsapp
Kemenag Cilegon
Kepala Kantor Kemenag Kota Cilegon, Mahfudin.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Bulan suci Ramadan 1441 H segera tiba. Namun umat islam terancam tidak bisa melaksanakan salat tarawih berjamaah dan tadarus di masjid maupun di musala.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Cilegon, Mahfudin mengatakan, kondisi tersebut berdasarkan surat edaran Kemenag RI nomor 6 tahun 2020 tentang panduan ibadah ramadan dan idul fitri 1441 H selama pandemi corona virus disease atau Covid-19, termasuk bagi muslim di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Bacaan Lainnya

“Surat edarannya itu bersifat nasional, termasuk buat Kota Cilegon,” kata Mahfudin kepada Redaksi24.com, Kamis (9/4/2020).

Mahfudin menyebutkan, ada 17 poin pokok yang diatur dalam surat edaran tersebut, diantaranya tentang pelaksanaan salat tarawih dan tadarus yang dilakukan di rumah masing-masing, tidak boleh ada acara buka puasa atau sahur bersama.

Selain itu, tidak boleh melakukan tarawih keliling, takbir keliling, peringatan Nuzulul Qur’an dengan mengundang massa dan membuat pesantren kilat, kecuali melalui media elektronik.

“Pada poin F surat edaran itu pemerintah daerah masing masing diperbolehkan melakukan kajian, artinya masih ada ruang dalam surat edaran untuk pemerintah daerah melakukan kebijakan sesuai dengan kondisi,” jelasnya.

BACA JUGA:

Ajak Warga Cilegon Cegah Covid-19, Partai Berkarya Bagikan 5.000 Masker

. Menunggu Dilelang, Mobil Bekas Dinas Pemkot Cilegon Tak Terurus

. Gelar Musrembang Secara Virtual, Tahun Depan, Pemkot Cilegon Maksimalkan Balai Latihan Kerja

Ia juga mengaku, akan segera mengumpulkan seluruh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), tokoh masyarakat, termasuk MUI Kota Cilegon guna melakukan pemufakatan, apakah salat tarawih dan Idul Fitri tetap dilaksanakan atau ditiadakan.

“Masalahnya, banyak masukan dari masyarakat, bersama beberapa beberapa tokoh datang ke kantor kami, mayoritas masyarakat Cilegon menghendaki salat tarawih dan idul fitri tetap dilaksanakan,” tambahnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.