Dampak Covid-19, Alun-Alun Kota Serang Batal Direvitalisasi

  • Whatsapp
alun-alun kota serang
Rencana revitalisasi Alun-alun Kota Serang tertunda terkena dampak covid-19.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pandemi virus covid-19 mengakibatkan revitalisasi Alun – alun Kota Serang, Banten tertunda. Padahal sebelumnya, Pemkot Serang telah merencanakan revitalisasi alun-alun dilakukan pada tahun 2020 ini.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Serang, Iwan Sunardi membenarkan revitalisasi Alun-alun batal dilakukan tahun ini. Pembatalan itu, kata dia, disebabkan karena anggaran untuk revitalisasi direfocusing ke penanganan covid-19.

Bacaan Lainnya

“Jadi tahun ini kami membatalkan revitalisasi alun-alun yang sudah direncanakan karena anggarannya dialihkan bagi penanganan covid-19,” katanya kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

BACA JUGA: Disperindag Kota Serang Siapkan Operasi Pasar Telur dan Ayam Potong

Iwan melanjutkan bukan hanya anggaran dari pembangunan alun-alun yang terdampak, namun juga rencana revitalisasi Alun – Alun Kecamatan Walantaka dan proyek infrastruktur Jalan Kota Serang Baru (KSB).

Iwan menyebut, salah satunya alun-alun yang rencananya akan direvitaliasi anggarannya senilai Rp7 miliar. Sedangkan untuk tiga item proyek revitalisasi tersebut, kata dia, seluruhnya menelan anggaran lebih dari Rp12 Miliar.

“Rencana revitalisasi ketiga proyek tersebut akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2021,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kota Serang, Nanang Saepudin juga membenarkan pembatalan revitalisasi alun alun tahun ini disebabkan karena adanya rofucusing anggaran. Rencananya anggaran revitalisasi Alun-Alun Kota Serang diambil dari Banprov.

“Tapi Banprov harus dialihkan untuk penanganan covid-19, termasuk anggaran untuk RTH (Ruang Terbuka Hijau),” ungkapnya.

BACA JUGA: Kisah Guru SMA/SMK Prisma Kota Serang, 13 Tahun Mengabdi Tiba-tiba Sekolah Tutup

Pembatalan itu, sambung Nanang, merupakan kebijakan pemerintah Pusat dan Pemprov lantaran anggarannya diprioritaskan untuk penanganan covid-19. Namun memasuki masa transisi new normal, menurut Nanang, rencana revitalisasi alun-alun akan dibahas kembali.

“Nanti akan kami bahas kembali seperti apa. Sebab, ada bagian bagian yang masih jalan dan ada juga yang terkena dampak rofocusing,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.