Dampak Covid-19, 50 Persen Pabrik di Kabupaten Tangerang Rumahkan Karyawannya

  • Whatsapp
Ketua FKPT Kabupaten Tangerang, Imas Ihya.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Dari 1000 perusahaan dibawah naungan Forum Komunikasi Personalia Tangerang (FKPT), 50 persennya telah merumahkan karyawannya. Itu terjadi lantaran kegiatan ekspor impor menurun sejak wabah Covid-19 mulai merebak di wilayah Indonesia.

Ketua Forum Komunikasi Personalia Tangerang (FKPT) Kabupaten Tangerang, Imas Ihya. Minggu (19/4/2020) mengatakan, sejak virus Corona merebak di Indonesia pada Februari 2020 lalu, telah mengakibatkan kelangkan bahan baku.

Bacaan Lainnya

Bahan baku sulit dicari katanya, karena pemerintah telah menutup kegiatan ekspor impor. “Hampir semua pabrik sudah lockdown secara bertahap,” kata Imas saat dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, dalam situasi genting seperti sekarang beban pabrik yang memiliki karyawan 1000 orang dengan upah Rp4,4 juta rupiah belum lagi tunjangan BPJS, jaminan pensiun, dan tunjangan lainnya, sangat berat untuk menggaji karyawan yang mencapai Rp 5 juta rupiah.

“Kalau jumlah karyawannya 1000 orang maka setiap bulan perusahaan harus mengeluarkan sekitar 5 miliar. Sementara tidak ada produksi dan penjualan, dan itu dianggap pincang,” tutur dia.

BACA JUGA:

SK Bupati Tangerang Untuk Penutupan PT Xing Xing Steel Mandek di DLHK

Satpol PP Diminta Tutup Pabrik Pencucian Karung Bekas di Kohod

Mengenai Tunjangan Hari Raya (THR), lanjut Imas, saat ini pihak perusahaan sedang membahasnya dengan serikat buruh. Sedangkan untuk penggajian, forum personalia tengah menyusun aturan agar tidak ada lagi pengurangan karyawan.

“Walaupun ada pengurangan, karyawan tetap menerima gaji namun tidak 100 persen,” tandasnya. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.