Dalam Waktu Dua Minggu, Polres Lebak Bekuk 21 Pelaku Curat

  • Whatsapp
Kasus Curat Polres Lebak
Polres Lebak gelar kasus.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Pihak kepolisian resort (Polres) Lebak membekuk 21 tersangka kasus pencurian dan pemberatan (Curat) yang beraksi di wilayah hukum Polres Lebak. Dari 21 tersangka tersebut, 7 diantaranya ditangkap karena terlibat kasus pencurian kendaraan roda empat di Kecamatan Sobang dan Leuwidamar.

Menurut Wakapolres Lebak, Kompol Wendy Andrianto Kamis (12/3/2020), sebelum menjalankan aksinya, ke 7 pelaku survei terlebih dahulu dengan cara mengelilingi wilayah Lebak. Setelah ada sasaran, mereka langsung melancarkan aksinya dengan membobol mobil menggunakan kunci latter T.

Bacaan Lainnya

Begitu mobil bisa dinyalakan, pelaku lansung membawa kabur hasil curiannya ke salah satu tempat di wilayah Lebak, untuk dijual kepada penadah di wilayah Lebak dengan harga yang sangat murah. Namun demikian, akhirnya lagkah pelaku terhenti, saat tindakannya tercium oleh petugas.

” Pelaku dan penadahnya lansung kami tangkap untuk digelandang ke Polres Lebak guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Wakapolres. Adapun barang bukti yang disita petugas dari jaringan tersebut berupa, 3 unit mobil hasil cirian, satu buah STNK mobil, kunci latter T, dan surat angsuran pembayaran cicilan mobil terakhir.

Selain itu, kata Wakapolres, pihaknya juga mengamankan 3 residivis pencurian sepeda motor dengan barang bukti berupa 4 unit kendaraan roda dua (R2), 2 pelaku curat ATM dan 8 pelaku Curat toko kelontong di beberapa wilayah di Kabupaten Lebak.

BACA JUGA:

Sebanyak 42 kendaraan R2 Yang Diduga Hasil Curanmor Dikandangkan Polres Lebak

Polres Lebak Lumpuhkan Spesialis Pembobol Minimarket

Akibat perbuatannya, kata Wakapolres para pelaku dijerat dengan pasal 363 KHUP, tetang pencurian dan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, dan pasal 480 KUHP, tentang penadah barang curian, dengan ncaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Wakapolres mengimbau kepada masyarakat, agar meningkatkan keamanan di lingkungannya. Mengingat kejahatan siap mengincar siapa saja dan dimana saja. ” Kami imbau masyarakat agar selalu meningkatkan keamanan di lingkungannya. Dengan tujuan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.