Dalam Sebulan, Polres Serang Kota Bekuk 22 Penjahat Narkoba

  • Whatsapp
polres serang kota
Sepanjang september 2020, petugas Polres Serang Kota mengamankan 22 tersangka penjahat narkoba.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Selama bulan September 2020, Polres Serang Kota mencatat terjadi 19 kasus peredaran narkoba. Dari jumlah itu, sebanyak 18 orang sebagai tersangka pengedar dan 4 orang pemakai narkoba.

“Dari pengungkapan itu kami mengamankan sebanyak 22 tersangka,” kata Kepala Satresnarkoba Polres Serang Kota, Iptu Shilton kepada Wartawan di Mapolres Serang Kota, Rabu (30/9/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Shilton, kasus penyalahgunaan narkoba di Ibu Kota Banten ini umumnya jenis ganja dan sabu. Namun, lanjutnya, di Kota Serang paling banyak ditemukan kasus peredaran narkoba jenis sabu dengan peminat orang dewasa.

Karena itu, menurut Shilton, para penggunanya biasanya dari kalangan orang dewasa, mulai pengangguran maupun yang sudah pekerja. Alasan mereka mengonsumsi narkoba untuk melepas penat.

BACA JUGA: Awas! Perkantoran Pemerintah Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kota Serang

“Kami apresiasi masyarakat yang selalu memberikan informasi. karena peredaran anrkoba adalah kejahatan dengan ekstalasi tinggi yang harus kita perangi bersama,” imbuhnya,

Iptu Shilton melanjutkan, dalam aksinya pengedar narkoba kerap menggunakan modus sistem temple. Dengan kata lain, pengedar dan pembeli tidak melakukan transaksi secara langsung.

Peredaran narkoba berada di Pabuaran Serang, Karangantu Kasemen, Walantaka, Ciruas, Cipocok dan Serang.

“Jadi untuk menyamarkan barangnya ini mereka menggunakan modus dengan menyelipkannya di bawah pot atau ditempel di tiang listrik,” ungkapnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polisi juga berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba dalam lapas dengan tiga tersangka sebagai pengendali kurir. Pengungkapan kasus narkoba jaringan Lapas, menurut Shilton, hasil investigasi yang bekerjasama dengan pihak Lapas.

Atas perbuatanya itu, para tersangka bakal dijerat Pasal 114 ayat 2 UU Narkotika dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.