Dalam Dua Hari, Tiga Warga Pandeglang Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
covid-19 pandeglang
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pandeglang dengan menggunakan APD lengkap memeriksa swab warga Kecamatan Labuan.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Selama kurun waktu dua hari, Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pandeglang, mencatat ada penambahan kasus sebanyak tiga orang. Ketiga warga yang terpapar covid-19 tersebut berada di Kecamatan Labuan, Mekarjaya dan Karang Tanjung.

Sejauh ini, jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 di Pandeglang, secara keseluruhan sebanyak 8 kasus, diantaranya 1 orang meninggal dunia, 5 orang masih dilakukan perawatan dan 2 orang dinyatakan sembuh.

Bacaan Lainnya

Juru bicara tim gugus tugas penanggulangan covid-19 Pandeglang, dr Achmad Sulaeman mengatakan, pada Kamis (11/6/2020), pihaknya mencatat ada sebanyak dua orang yang dinyatakan positif covid-19 melalui hasil swab. Hari ini, Jumat (12/6/2020) ditemukan lagi satu orang yang dinyatakan terkonfirmasi covid-19.

“Yang dua orang dari Kecamatan Mekarjaya dan Karangtanjung, dan satu lagi dari Labuan,” ungkapnya, Jumat (12/6/2020).

Dijelaskannya, warga dari Kecamatan Karangtanjung yang positif covid-19 berjenis kelamin perempuan berusia 30 tahun. Keseharian warga itu diketahui sering kontak dengan orang-orang yang beresiko covid-19, sehingga yang bersangkutan tertular.

“Sekarang ini wanita usia 30 tahun dari Karangtanjung itu sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Banten,” katanya.

Adapun untuk yang positif covid-19 dari Kecamatan Mekarjaya, lanjut Sulaeman, berjenis kelamin laki-laki dengan usia 35 tahun. Keseharian laki-laki itu beraktivitas di Jakarta. Sehingga tidak menutup kemungkinan bertemu banyak orang, sehingga rentan tertular covid-19.

“Sebelumnya pasien ini pernah dirawat di salah satu klinik swasta di Pandeglang, karena mengarah ke covid-19, akhirnya dirujuk ke RSUD Banten, dan langsung dilakukan pemeriksaan swab. Hasilnya positif covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mengatisipasi penyebarannya lokal, pihaknya bersama tim gugus tugas yang ada di setiap kecamatan langsung melakukan tracking terhadap para keluarga yang positif covid-19 tersebut.

“Kami langsung terjun melakukan tracking, baik itu kepada keluarga pasien positif covid-19 maupun ke warga sekitar,” tuturnya.

Atas bertambahnya kasus positif covid-19, menurut dia, ketiga kecamatan tersebut kini dinyatakan sebagai zona merah covid-19. Ia juga meyakini, di Kabupaten Pandeglang belum seluruhnya bersih dari covid-19. Maka dari itu pihaknya mengingatkan warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas keseharian.

“Mari tingkatkan kebersihan, bantu kami untuk memutus penularan covid-19 di Kabupaten Pandeglang dengan melakukan empat hal penting, yakni, pakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak, dan hidari kerumunan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Labuan, Anggar membenarkan jika di Labuan telah ada kasus terkonfirmasi covid-19 melalui hasil swab. Dikatakannya, orang yang terpapar covid-19 itu berjenis kelamin laki-laki dengan usia 46 tahun

Angga mengaku, orang yang dinyatakan positif itu temasuk Orang Tanpa Gejala (OTG), namun punya riwayat pernah singgah di daerah yang masuk zona merah covid-19. “Sebelumnya orang yang terkonfirmasi covid-19 itu di Tangerang. Juga sempat dirapid test di Tangerang, dan hasilnya reaktif. Dia disarankan untuk isolasi mandiri,” tuturnya.

Namun lanjut Angga, orang tersebut pulang ke Labuan, kemudian tim gugus tugas melakukan tes swab terhadap penderita tersebut, dan hasilnya positif covid-19. “Setelah dites swab hasilnya positif. Maka kami menyarankan agar orang yang bersangkutan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya,” lanjutnya.

Saat ditanya kenapa orang yang terkonfirmasi covid-19 itu hanya dilakukan isolasi di rumah. Angga mengaku, karena yang bersangkutan statusnya OTG, maka sementara diisolasi di rumahnya hingga menunggu hasil keputusan tim gugus tugas Kabupaten Pandeglang, apakah nanti harus diisolasi di Wisma Atlet atau hanya di rumah saja.

“Hari ini juga kami melakukan tes swab terhadap tiga anggota keluarganya, dan melakukan rapid test terhadap warga yang sempat kontak langsung dengan orang positif covid-19 itu,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.