Curhat ke Anggota DPR, Wabup Lebak: Kami Kekurangan 4.698 Guru

  • Whatsapp
Wabup Lebak Ade curhat ke anggota DPR kalau daerahnya kekurangan guru SD dan SMP
Wakil Bupati Lebak, Provinsi banten, Ade Sumardi.

RANGKASBITUNG, REDAKSI24.COM— Wakil Bupati (Wabup) Lebak, Provinsi Banten,  Ade Sumardi memanfaatkan kunjungan anggota DPR RI, Putra Nababan, dan pejabat Kemendikbud untuk curhat kalau daerahnya saat ini kekurangan 4.698 guru SD dan SMP.

Ade menyebut rincian kekurangan itu  terdiri guru SD 3.250 orang dan SMP 1.448 orang.

Bacaan Lainnya

“Dengan kondisi itu kami akhirnya terpaksa mengangkat guru tidak tetap (GTT), ya gimana lagi Pak, ini demi keberlangsungan pembelajaran para peserta didik,” ungkap Wabup Lebak,  saat menerima kunjungan anggota Komisi X DPR  Putra Nababan dan Sekretaris Inspektorat (Itjen) Kemendikbud, Thamrin Kasman, di Rangkasbitung,  Sabtu (28/11).

BACA JUGA:Pemkab Lebak Siapkan Pemakaman Covid-19

Wabup memang tak menyia-yiakan kesempatan kunjungan legislator dan pejabat Kemendikbud tersebut untuk membeberkan kondisi pendidikan terutama masalah tenaga pendidikan di daerahnya.

Ade pun  menjelaskan, sebenarnya setiap tahun Pemkab Lebak mengusulkan kepada pemerintah pusat agar ada pengangkatan guru berstatus honorer GTT menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Ade tak memungkiri dengan kekurangan  tersebut tentu berdampak terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerahnya.

BACA JUGA:258 Sekolah Di Lebak Menerima Sertifikat Kepemilikan Dari BPN Banten

Sebetulnya, menurut Wabup Lebak, idealnya kebutuhan guru SD bisa terpenuhi sebanyak 6.850 orang, namun yang tersedia hanya 3.600 orang.

Demikian pula di tingkat SMP kebutuhannya 2.846 orang, tetapi yang saat ada ini sebanyak 1.398 orang.

Buka itu saja, kekurangan tenaga pendidik SD dan SM di Lebak itu dari tahun ke tahun terus bertambah.

Ade mengaku, ancaman kelangkaan guru kian membayangi dunia pendidikan wilayahnya  lantaran tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun tiap tahun jumlahnya mencapai ratusan, terutama mereka yang diangkat PNS di era 1980-an.

“Kami berharap kunjungan anggota DPR dan pejabat Kemendikbud ke wilayah kami dapat membantu mengatasi kekurangan pendidik SD dan SMP ini,” pungkas Wabup Lebak.(Jay De Menes/ANTARA)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.