Covid-19 di Lebak Terus Bertambah, Dalam Satu Minggu Terdapat 3 Orang Dinyatakan Positif

  • Whatsapp
Covid-19
Ilustrasi Covid-19.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak mencatat jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lebak terus meningkat. Bahkan dalam kurun waktu satu minggu bertambah 3 orang, sehingga tetap pasien positif Covid-19 mencapai 29 orang.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak, Dr. Firman Rahmatullah mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan tracking terhadap 3 kasus baru tersebut. Hasilnya, sebanyak 129 orang yang telah melakukan kontak erat dengan ke 3 kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dari tiga kasus tersebut kami lakukan tracking kontak erat, bukan hanya di ring 1 (Keluarga-red) tetapi juga terhadap ring 2 dan 3. Jadi trackingnya diperluas bukan hanya keluarga saja, sekitar 129 orang dari tracking 3 kasus itu sudah dilakukan tes Swab PCR,” ungkap Firman.

Sementara itu, Kasat Pol PP Lebak Dartim mengatakan, dari penambahan 3 kasus baru terkonfirmasi Covid-19 tersebut pihaknya akan memperketat menerapkan protokol kesehatan di ruang lingkup masyarakat. 

BACA JUGA: Gara-Gara Pandemi Covid-19, Upacara HUT RI di Lebak Turunkan 3 Paskibra

Katanya, penerapan protokol kesehatan sendiri telah tercantum dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru pada Masa Pandemi Covid-19 dimana dalam Perbub tersebut disebutkan masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak (3M).

“Dengan adanya Perbup 28 ini tentu tujuan utamanya adalah dalam rangka melindungi masyarakat supaya mereka bisa hidup sehat,  tetap produktif dalam arti aktivitas ekomoninya berjalan tapi mereka juga aman dari covid-19. Tentunya dengan cara mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan. Dalam setiap aktivitas selalu menerapkan 3 M,” kata Dartim.

Dikatakanya, dalam penegakan Perbub yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitasnya sehari-hari, pihaknya berkoordinasi dengan unsur Forkompinda Lebak terjun langsung ke ruang lingkup masyarakat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Anggaran Penanggulangan Covid-19 di Lebak Rp 181 Miliar, Baru Terserap 18 Persen

“Saat ini Perbub tersebut dalam tahapan ke 2 yakni masa ujicoba, pada masa ini kita berikan sanksi sosial seperti bersih-bersih, push up dan sanksi lainnya kepada warga yang tidak memakai masker. Selanjutnya ditahap ketiga baru akan diberlakukan sanksi berupa denda,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk patuh kepada Perbub  yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 tersebut.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.