COVID-19 di Kabupaten Tangerang Mengganas Lagi, Siswa SMA/SMK Belajar Jarak Jauh Lagi

oleh -
COVID-19 di Kabupaten Tangerang Mengganas Lagi, Siswa SMA/SMK Belajar Jarak Jauh Lagi
Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Wilayah Kabupaten Tangerang, Mohamad Bayuni mengungkapkan, penerapkan PJJ bagi beberapa SMA/SMK di Kabupaten Tangerang sudah dimulai sejak sepekan lalu.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Meningkatnya penularan COVID-19 memaksa beberapa sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK) di Kabupaten Tangerang, Banten, kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Wilayah Kabupaten Tangerang, Mohamad Bayuni mengungkapkan, penerapkan PJJ bagi beberapa SMA/SMK di Kabupaten Tangerang sudah dimulai sejak sepekan lalu.

“Penerapan PJJ karena banyaknya laporan guru dan siswa (SMA/SMK) yang terkonfirmasi positif COVID-19,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).

Dikatakan Bayuni, dari sebanyak 393 SMA/SMK/SKH yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM), sebanyak 16 diantaranya kini berubah menjadi PJJ.

“12 SMA dan 4 SMK kini memberlakukan PJJ karena kasus COVID-19 meningkat,” katanya.

BACA JUGA: Siswa dan Gurunya Positif COVID-19, Beberapa Ruang Kelas di Tujuh SMA Tiadakan PTM

Sementara itu, kata Bayuni, berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Banten Nomor 443/204-DinKes/2022 tanggal 27 Januari 2022, PTM dibatasi hanya boleh diikuti 25 persen siswa.

Namun jika ada siswa yang positif COVID-19, sekolah harus ditutup dan siswa kembali menerapkan PJJ.

“Kami mengikuti aturan pimpinan, penutupan sekolah dilakukan jika ada yang positif COVID-19,” tandasnya.(Deri/Difa)