Covid-19 di Jakarta Mengkhawatirkan, Gubernur Anies: Rumah Sakit Rujukan Nyaris Penuh

  • Whatsapp
Gubernur Anies menyatakan Covid-19 di Jakarta mengkhawatirkan hingga kapasitas RS rujukan nyaris penuh
Gubernur Anies Baswedan di Jakarta, Rabu, menyatakan kasus rata-rata positif Covid-19 di Jakarta kian mengkhawatirkan, sehingga kapasitas perawatan di 67 rumah sakit rujukan nyaris penuh.

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Gubernur Anies Baswedan menyatakan, perkembangan kasus penyebaran Covid-19 di Jakarta mengkhawatirkan dalam beberapa pekan terakhir hingga kapasitas RS (rumah sakit) rujukan pun nyaris penuh.

Anies menyatakan itu menyusul tingginya rataan kasus positif (positivity rate) di wilayahnya yang mencapai 13,2 persen dalam sepekan terakhir hingga menyebabkan kapasitas RS rujukan C0vid-19 di Jakarta hampir penuh.

Bacaan Lainnya

“Situasinya mengkhawatirkan dalam satu pekan terakhir, angka positivity rate di Jakarta itu 13,2 persen satu minggu terakhir, kemudian kapasitas rumah sakit yang ada batasnya nyaris penuh,” ujar Gubernur Anies di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA:Jakarta Berlakukan PSBB Transisi Perpanjangan Otomatis

Berdasarkan data yang diterbitkan Dinas Kesehatan DKI pada Rabu (8/9), tercatat tempat tidur isolasi harian Covid-19 di 67 RS rujukan adalah sekitar 77 persen dari kapasitasnya saat ini sebanyak 4.456 tempat tidur atau tinggal tersisa sekitar 1.024 untuk penanganan paparan dari Virus Novel Corona jenis baru ini.

Sedangkan okupansi tempat tidur intensive cure unit (ICU) mencapai 83 persen dari kapasitasnya sejumlah 483 buah, atau hanya menyisakan sebanyak 83 unit di 67 rumah sakit rujukan.

“Rumah sakit ada batasnya, bila jumlah yang membutuhkan perawatan makin hari makin banyak di atas kemampuan kapasitas rumah sakit dan jumlah tenaga medis, maka kita akan menghadapi masalah besar,” ungkapnya.

BACA JUGA:Jakarta Bisa Kumpulkan Denda PSBB Rp 3,1 Miliar

Karena itu, lanjut Gubernur Anies, pihaknya tengah menggodok paket kebijakan baru yang bakal segera diterapkan setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi rampung pada 10 September 2020.

“Ya kami akan mereview semua sekaligus menyiapkan kebijakan-kebijakan baru. Kami rapatkan dulu, baru nanti diumumkan,”katanya.

Namun dia pun kembali menekankan kepada warganya menjaga disiplin ketat dalam menjalankan protokol kesehatan, terutama  penggunaan masker.

“Saya akan terus menggugah segenap warga Jakarta untuk makin disiplin menggunakan masker, karena itulah kuncinya,”pungkas Gubernur Anies. (Ricky/Ant/Jaya)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.