Covid-19 Belum Berakhir, Warga Kota Serang Diminta Waspada DBD

oleh -
Kantor Dinkes Kota Serang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pandemi Covid-19 belum usai. Kini masyarakat, khususnya di Kota Serang, Bangten harus dihadapi dengan munculnya ancaman penyakit demam berdarah dengeu (DBD). Terlebih saat ini sudah memasuki musim hujan.

Karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penyakit DBD saat musim hujan yang bisa saja mewabah di Ibu Kota Banten itu.

“DBD perlu diwaspadai, demam berdarah biasanya menyebar di kawasan padat penduduk, drainase yang kurang baik dan di perkotaan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kota Serang, Muhammad Affan di Kota Serang, Jumat (6/11/2020).

Untuk mencegah mereka dari ancaman penyakit tersebut, katanya, masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan sehingga tidak terjadi kemungkinan genangan air yang bisa memunculkañ jentik nyamuk Aedes aegpty, penyebab penyakit demam berdarah.

BACA JUGA: Wah, Bantuan UMKM di Kota Serang Disunat Oknum

“Tentunya masyarakat harus menjaga kebersihan sekitar, seperti membersihkan tempat yang jadi sarang nyamuk, membersihkan bak mandi agar tidak munculnya jentik nyamuk, kemudian sampah-sampah di sekitar dibersihkan denga cara dikubur,” katanya.

Dari data yang ada, sejak Januari hingga Oktober 2020, telah terjadi sekitar 251 kasus DBD di Kota Serang. Dari jumlah itu, empat orang meninggal akibat penyakit tersebut.

“Di tahun ini ada kenaikan untuk kasus demam berdarah, walaupun tidak terlalu banyak dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya juga tetap berupaya menekan penyakit DBD.

“Dengan program gerakan satu rumah satu jumantik, kami akan memberdayakan keluarga. Kalau dulu kan hanya kader saja sama petugas yang terlibat,” tandas Affan.(ANT/DIFA)