Covid-19 Belum Berakhir, Pasukan 17 dan 45 HUT RI Kota Cilegon Ditiadakan

oleh -
Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengukuhkan Tim Paskibraka HUT RI tahun 2019 lalu.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan menyederhanakan peringatan HUT RI ke 75 tahun. Penyederhanaan dilakukan mengingat Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2020 bersamaan dengan Pandemi Covid-19.

“Petugas upacara tahun ini kemungkinan akan dibatasi,” Kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cilegon, Teten Hertiaman kepada Redaksi24.com, Rabu (8/7/2020).

Menurut Teten, penyederhanaan itu ditegaskan dalam surat edaran Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) karena Indonesia masih dalam kondisi bencana non alam, yakni Pandemi Covid-19.

BACA JUGA: 32 Penghuni Kos di Kota Cilegon Terjaring Razia Yustisi

Menurutnya, upacara HUT RI ke 75 tahun, tetap akan dilaksanakan meski dengan pengurangan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Kendati demikian, pelaksanaannya tetap tidak mengurangi nilai sejarah.

“Ya, seperti halnya upacara sumpah pemuda, tetap penuh khidmat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, daerah diminta untuk meminimalisir jumlah peserta upacara HUT RI tahun 2020. Selain itu, kata dia, peserta upacara HUT RI juga diminta untuk tetap memberlakukan protokol kesehatan guna mencegah covid-19.

“Jika dilihat dari draft hasil rapat, petugas pengibar bendera upacara 17 Agustus 2020 cuma 5 orang. Diantaranya, pengerek bendera 3 orang, pemimpin upacara 1 orang, perwira upacara 1 orang, itu dari TNI/Polri,” ujarnya.

BACA JUGA: Tim Paskibraka HUT RI Banten Kemungkinan Disederhanakan

Sementara itu, kata Teten, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Cilegon tetap akan melakukan rekrutmen petugas pengibar bendera pusaka.

“Jika dibandingkan tahun lalu, tahun ini tidak ada yang namanya itu pasukan 45 dan pasukan 17. Tapi bisa jadi pengerek bendera tahun lalu kembali ditugaskan, karena sudah terlatih, sehingga tidak perlu lagi latihan khusus,” tandasnya.(Firasat/Difa)