Cisadane Meluap, Mushola Terendam, Ratusan Warga Babakan Ngungsi

  • Whatsapp
Jalan Perintis Kerdekaan di Kelurahan Babakan, Kota Tangerang Terputus oleh genangan air.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, Sungai Cisadane yang melintas di Keluhan Babakan, Kecamatan Tangerang Kota, Kota Tangerang, Banten, Rabu (1/1/2020) sore meluap.

Selain menggenangi Mushola Al Ijtihad Tangerang hingga mencapai 50 cm, banjir juga memutuskan akses Jalan Perintis Kemerdekaan. Menurut Sesepuh Kampung Babakan, Kota Tangerang, Mang Iku, Sungai Cisadane meluap lantaran tidak ada tindakan yang cepat dari Pemkot Tangerang.

Bacaan Lainnya

” Sejak siang air sudah naik hingga pelataran mushola. Karena dibiarkan, air terus meninggi dan masuk ke mushola hingga mencapai 50 cm,” kata dia.

Bahkan, tambah dia, banjir menggenangi dan memutus akses Jalan Perintis Kemerdekaan. ” Baru kali ini Sungai Cisadane meluap hingga menggenangi mushola dan jalan Raya,” kata Mang Iku. Seharusnya, kata dia, sebelum air meluap ke mushola dan jalan, Pemkot mengantisipasinya dengan menumpuk karong yang berisi pasir. Sehingga musholah bersejarah dan menelan biaya renovasi mencapai Rp 700 juta tersebut terhindar dari banjir.

Sementara itu Lurah Babakan, Abu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait. “Saya sudah koordinasi, tapi harus kita maklumi, karena yang banjir tidak hanya Babakan, melainkan beberapa lokasi di Kota Tangerang,” kata dia.

BACA JUGA:

Wali Kota Tangerang Himbau di Musim Penghujan Antisipasi Terjadinya Banjir

Abu yang juga tinggal di Babakan menjelaskan, pihaknya bersama warga sudah mengisi karung pasir dan menyiapkan posko tenda pengungsian bagi warganya di dua RW. “Ada 2 RW yang terkena banjir, yaitu RW 2 dan 3. Karena itu, kami siapkan karung pasir, kuatir air Sungai Cisadane terus meninggi,” kata dia.

Untuk mushola, tambahnya, ada rencana akan di tingkatkan menjadi masjid dan di perluas. “Ada donatur yang akan menjadikan mushola ini menjadi masjid dan sudah saya sampaikan ke walikota. Insya Allah doa kan saja cepat terealisasi,” tandasnya. Sampai berita ini diturunkan debit air cisadane makin meningkat, jalan Perintis kemerdekaan pukul 17.00 ditutup dan jembatan merah nyaris terendam. (Adr/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.