Ceramah di Kota Serang, Gus Miftah Bicara Cadar dan Celana Cingkrang

oleh -
maulid nabi kota serang
Gus Miftah saat ceramah di depan ribuan santri Pondok Pesantren Darul Falah, Ciloang, Kota Serang, Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Periangatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pimpinan Cabang Serang, Banten menghadirkan penceramah kondang, Gus Miftah, Senin (25/11/2019) malam.

Dalam ceramahnya di depan ribuan santri, di Pondok Pesantren Darul Falah, Ciloang, Kota Serang, Gus Miftah membahas rencana larangan cadar dan celana cingkrang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belakangan menjadi polemik.

Gus Miftah menyatakan tidak sepakat jika penggunaan cadar dan celana cingkrang diidentikkan dengan teroris. “Saya tidak sepakat kalau cadar, jenggot dan cingkrang diidentikan dengan teroris. Mau bercadar atau tidak bercadar silahkan wong itu raimu,” katanya.

BACA JUGA:

. Maulid Nabi Jadi Barometer KBM Santri Ponpes Al Fathaniyah Serang

. Warga Kampung Kelapa, Tangerang Rayakan Maulid Nabi Muhammad Sambil ‘Padangan’

. Peringatan Maulid Nabi Momentum Bagi Umat Islam Untuk Bersilaturahmi

Gus Miftah juga mempersilahkan mau pakai cadar atau tidak sebab muka bukan aurat. “Saya tidak membenci dengan cadar kalau mau pakai silahkan, mau tidak silahkan, karena muka tidak masuk dalam aurat,” sambungnya.

Wali Kota Serang yang juga hadir pada acara tersebut mengaku sepakat dengan ceramah Gus Miftah terkait cadar dan celana cingkrang yang tidak bisa diidentikan dengan teroris. “Mau pakai cadar atau tidak itu keyakinan masing-masing,” ungkapnya.

Syafrudin juga mengaparesiasi penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW sehingga berjalan meriah. Dia berharap ceramah Gus MIftah memiliki nilai positif bagi warga Kota Serang.

“Penceramahnya dari Jakarta, kemudian panitianya dari GP Ansor, warganya antusias dan meriah, mudah-mudahan bernilai positif, karena juga ajang silaturahmi,” tandasnya.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.