Cegah Penyebaran Covid-19, Pemuda Kampung Cangkara Perketat Akses Masuk

oleh -
Pemuda Cangkara, Carita Pandeglang
Pemuda Cangkara, Carita Pandeglang memperketat akses masuk ke kampungnya guna mencegah masuknya pandemi Covid-19.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Para pemuda Kampung Cangkara, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Pandeglang, melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di terhadap masyarakat wilayahnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperketat akses masuk bagi setiap pegendara yang melintas baik pendatang maupun masyarakat sekitar yang hendak masuk menuju kampungnya.

Aksi pencegahan penyebaran covid-19 yang sudah dilakukan selama tiga hari itu, dilaksanakan dengan jalan pemeriksaan suhu tubuh, serta diberikan masker bagi mereka yang tidak memakai termasuk melakukan pendataan. Para pemuda juga menyediakan berbagai sarana untuk cuci tangan bagi warga.

Salah seorang tokoh pemuda wilayah setempat, Iwan mengatakan, aksi sosial dalam upaya pencegahan penyebaran wabah covid-19 itu dilakukan, dengan harapan agar warga terhidar dari wabah covid-19. Ditambah kata dia, adanya pasien yang meninggal dan dinyatakan positif covid-19 setelah hasil swab.

“Maka, agar wabah itu tidak menyebar luas kepada masyarakat. Kami lakukan pencegahan dengan memperketat setiap orang yang masuk ke kawasan ini,” ungkapnya, Selasa (21/4/2020).

BACA JUGA:

Terkait Tarawih Ramadan, MUI Pandeglang Minta Warga Ikuti Protokol Kesehatan

Jika Diperlukan, RSUD Aulia Pandeglang Bisa Layani Pasien Covid-19

Dikatakannya, bagi warga yang telah melakukan aktivitas keluar – masuk desa. Dilakukan pemeriksaan suhu tubuhnya dan disarankan untuk mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan itu. Selain itu, bagi warga atau pendagang yang hendak masuk ke wilayah ini dengan tidak menggunakan masker, tidak diperkenankan masuk.

“Pedagang tidak diperkenankan masuk kampung jika tidak menggunakan masker. Dan bagi warga pendatang atau pulang kampung dari luar kota, dilaporkan ke pihak Puskesmas untuk diperiksa kesehatan tubuhnya,” katanya.

Lanjut Iwan, sejauh ini dari hasil pemeriksaan suhu tubuh warga rata – rata normal. Namun jika pihaknya menemukan warga dengan suhu tubuh di atas normal setelah diperiksa, maka dilaporkan ke pihak Puskesmas Carita.

“Ini salah satu upaya kami dalam pencegahan penyebaran covid-19, supaya penyebaran virus itu tidak meluas dan kami berharap pandemi covid-19 ini segera berakhir,” harapnya.

Terpisah, Camat Carita, Pandeglang, Marda memgaku sangat memgapresiasi terhadap langkah para pemuda Cangkara yang telah kompak melakukan pencegahan penyebaran covid-19. Apalagi kata dia, pasca adanya pasien yang positif covid-19, tentu upaya pencegahan penyebaran perlu dilakukan oleh semua, supaya virus itu tidak meluas lagi.

“Saya sangat mengapresiasi atas langlah para pemuda Cangkara ini. Artinya mereka punya kepedulian yang cukup besar, dalam upaya pencegahan penyenaran covid-19 terhadap masayarakat,” tuturnya.

Saat ditanya bagaimana kondisi di wilayahnya pasca adanya pasien yang meninggal dunia dan positif Covid-19 tersebut. Camat memgaku, antisipasi penyebaran covid-19 terus ditingkatkan. Bahkan saat ini, anggota keluarga yang sempat kontak langsung dengan pasien itu sedang dikarantina.

“Ada sebanyak 14 orang dari anggota keluarga pasien yang sempat kontak langsung dengan pasien itu, dan saat ini tengah dikarantina mandiri,” tandasnya. (Samsul/Hendra).