Cegah Korupsi, Mensos Luncurkan Aplikasi Bantuan Sosial

oleh -
Cegah Korupsi, Mensos, Luncurkan, Aplikasi Bantuan Sosial, Bansos, BI, fintech, tri rismaharini,
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengungkapkan, pihaknya sudah memnyiapkan software untuk menggunakan aplikasi Bansos tersebut. Pihaknya  dibantu BI dan pengawasan OJK, dan fintech serta e-commerce (niaga daring).

JAKARTA, REDAKSI24.COM – Guna mencegah terjadinya korupsi atau tindakan penyimpangan lainnya, Kementerian Sosial (Kemensos) tengah membuat aplikasi terkait penyaluran bantuan sosial (Bansos). Aplikasi Bansos itu menggandeng Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan perusahaan finansial berbasis teknologi (Fintech).

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengungkapkan, pihaknya sudah memnyiapkan software untuk menggunakan aplikasi Bansos tersebut. Pihaknya  dibantu BI dan pengawasan OJK, dan fintech serta e-commerce (niaga daring).

“Jadi nanti belanja bisa dimana saja, bukan di e-waroeng saja,” kata Risma dalam konferensi pers dari Kantor Presiden di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Risma mengatakan, kerja sama peluncuran aplikasi tersebut merupakan satu dari sekian banyak upayanya untuk mencegah terjadinya tidak pidana korupsi Bansos. Peluncuran aplikasi tersebut rencananya akan digelar pada 17 Agustus 2021.

“Kami sudah siapkan. Mudah-mudahan kami bisa launching 17 Agustus,” ujarnya.

BACA JUGA: Kapolri Perintahkan Seluruh Kapolda dan Kapolres Patroli Bansos

Ia menjelaskan teknologi di aplikasi tersebut akan fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi penerima Bansos. Aplikasi tersebut juga bisa disinkronkan dengan berbagai platform sehingga akan mudah digunakan.

“Jadi nanti belanja bisa dimana saja, bukan di e-warung saja, tapi bisa di mana saja menggunakan fitur itu. Bagaimana dengan kondisi di tempat lain? Nanti akan kami sesuaikan, karena kami punya cara untuk mengondisikan bagaimana nanti, meskipun HP-nya masih zadul (zaman dulu),” ujarnya.

Aplikasi tersebut juga akan mencegah penyalahgunaan Bansos oleh penerima, misalnya menggunakan Bansos untuk membeli rokok atau minuman keras (Miras).

“Kami akan cut, jadi sesuai perintah Presiden agar tidak ada belanja rokok, tidak ada belanja untuk Miras. Maka dengan dengan fitur itu, kami bisa membatasi untuk belanja, karena tidak bisa belanja, jika pembayarannya digunakan untuk membeli Miras atau rokok,” ujarnya.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.