Cegah Covid-19, Warga Kota Tangerang Berlakukan Lockdown di Lingkungannya

  • Whatsapp
Warga berlakukan lockdown di lingkungannya.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Kekhawatiran warga terhadap wabah virus corona (Covidz-19) sangat luar biasa. Hal itu terlihat dari beberapa pemukiman di Kota Tangerang yang memberlakukan karantina atau lockdown

Seperti di Perumahan Metro Permata, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten. Masyarakat di Perumahan tersebut menutup akses ke perumahan itu. Padahal jalan di perumahan tersebut merupakan salah satu akses menuju ke wilayah Jakarta Barat.

Bacaan Lainnya

“Ya udah beberapa hari warga perumahan menutup akses itu, sehingga kalau mau ke jalan utama harus muter rada jauh,” kata Sidik, salah seorang warga di Kecamatan Karang Tengah kepada Redaksi24.com, Rabu (1/4/2020).

Penutupan akses itu dilakukan kata Sidik, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. “Ga ada pemberitahuan terlebih dahulu. Tiba tiba jalan ditutup. Entah mungkin mereka khawatir wilayahnya terserang wabah Covid-19,” kata dia.

BACA JUGA:

Hasil Rapid Test, 18 Orang di Kota Tangerang Positif Covid-19

Peserta Rapat Forkopimda Kota Serang Jalani Tes Suhu Tubuh

Kondisi yang sama juga terjadi di Kampung Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Warga setempat memilih untuk melakukan penutupan terhadap akses menuju pemukiman untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19. Bahkan di sekitar jalan itu mereka memasang spanduk yang bertuliskan Lockdown Covid-19.

Muhammad Fajri, salah satu warga sekitar mengatakan, spanduk yang bertuliskan Lockdown Covid-19 itu dipasang oleh warga beberapa hari yang lalu. “Warga memberlakukan lockdown, karena infonya di sekitar pemukiman tersebut sudah ada yang kena Covid-19,” kata dia.

Dan siapapun yang punya kepentingan keluar atau masuk ke pemukiman tersebut, kata dia, harus lapor lapor. ” Jadi siapapun yang akan keluar atau masuk ke kampung sini harus lapor ke RT atau RW, ” pungkasnya. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.