Cegah Covid-19, PA GMNI Kabupaten Tangerang Bagikan Hand Sanitizer Kepada Ojek dan Pedagang

  • Whatsapp
PA GMNI Cegah Covid-19
PA GMNI bagikan Hand sanitizer pada ojek.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Tingkat penyebaran pandemi Covid-19 kian mengkhawatirkan. Karenanya Pengurus Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Tangerang membagi-bagikan hand sanitizer kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Koodinator kegiatan sekaligus PA GMNI Kabupaten Tangerang, Sandi Akbar Kelana menuturkan, kegiatan bagi-bagi hand sanitizer tersebut bertujuan untuk mencegah pandemi Covid-19, khususnya bagi masyarakat kecil seperti para tukang ojek pengkolan dan pengemudi ojek online.

Bacaan Lainnya

Itu dilakukan, kata dia, Karena para tukang ojek sangat riskan tertular wabah Corona lantaran mereka tidak tahu siapa dan dari mana asal penumpang yang mereka bawa.

“Kita berusaha mencegah karena mereka ini masih banyak yang tidak tahu upaya pencegahannya,” kata Sandi kepada Redaksi24.com, Minggu (29/3/2020).

Sandi melanjutkan, ada ratusan hand sanitizer yang dibagikan. Pencuci tangan antiseptic tersebut ia dapat dari relawan Geraka Sejuta Hand Sanitizer melalui salah seorang anggota PA GMNI. Tak hanya dibagikan kepada para tukang ojek, hand sanitizer juga diberikan kepada masyarakat kecil lain seperti warung-warung kecil dan warga di sekitar lingkungan Kecamatan Tigaraksa.

BACA JUGA:

Wah, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang Meningkat

BPBD Utamakan Penyemprotan Disinfektan di Pasar-Pasar Kabupaten Tangerang

Pada kesempatan itu, para anggota PA GMNI Kabupaten Tangerang juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menerapkan prilaku hidup bersih, salah satunya dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan antiseptic.

“Tadi kita berikan imbauan juga untuk hati-hati. Minimal kalau ada penumpang semprot-semprot dulu lah atau dibagi juga kepada penumpangnya,” ujar Sandi.

Ia berharap, kegiatan bagi-bagi hand sanitizer ini bisa menekan kasus penyebaran pandemi Covid-19. Terlebih wilayah Kabupaten Tangerang saat ini sudah masuk dalam zona merah penyebaran virus Corona.

“Harapannya mereka jangan sampai menjadi korban. Meski ada bahasa mati di tangan Tuhan kalau tidak mencegah sama saja bohong,” tukasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.