Cegah Corona,  Karyawan PLTU 2 Labuan Pandeglang Cek Suhu Tubuh

  • Whatsapp
PLTU Labuan Pandeglang
Karyawan PLTU Labuan, Pandeglang, menjalani pengecekan suhu tubuh sebelum masuk kantor.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Para karyawan dan tamu yang masuk ke PLTU 2 Labuan, Pandeglang, Banten, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Langkah itu dilakukan sejak 1 Maret 2020 lalu sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona di lingkungan perusahaan.

Selain melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi karyawan dan tamu yang masuk ke perusahaan, pihak PLTU 2 Labuan juga menyiapkan tempat cuci tangan dengan cairan anti virus dan menyiapkan ruang isolasi.

Bacaan Lainnya

Salah seorang pejabat Kehumasan PLTU 2 Labuan, Pandeglang, Banten, Andi mengatakan, dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, semua karyawan saat hendak masuk kerja dan tamu yang mau masuk ke perusahaan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

“Tidak hanya itu, kami juga menyediakan tempat cuci tangan sebelum memulai melakukan aktivitas pekerjaan. Bahkan kami juga menyediakan alat sefti bagi para karyawan,” ungkap Andi, Senin (16/3/2020).

Selain tindakan pengecekan suhu tubuh, pihaknya juga terlebih dahulu melakukan sosialisasi terhadap semua pegawai maupun mitra kerja PLTU 2 Labuan, Banten melalui dokter perusahaan.

“Kami juga merumahkan sementara bagi karyawan yang habis bepergian ke luar Negeri, seperti pergi umroh dan ke Negara lain. Jika setelah dirumahkan selama 14 hari dan pegawai itu kesehatannya aman, maka bisa masuk kembali,” katanya.

BACA JUGA:

, Cegah Virus Corona, Presiden Imbau Para Pemimpin Daerah Monitor Kondisi Wilayahnya

. Gubernur Banten dan Kepala Daerah Se-Tangerang Raya Tetapkan KLB Wabah Corona

. Gubernur Banten Tetapkan Corona sebagai Kejadian Luar Biasa

Dihubungi melalui sambungan telepon, GM PLTU 2 Labuan, Pandeglang, Banten, Zuhdi Rahmanto membenarkan, terkait langkah yang dilakukan pihak perusahan dalam pencegahan penyebaran covid-19. Seperti pemeriksaan suhu tubuh bagi karyawan, tamu dan siapapun yang hendak masuk ke perusahaan.

“Pihak Direksi juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona itu. Langkah itu dilakukan selama 14 hari,” tuturnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.