Cegah Corona, Dinkes Larang Tenaga Kerja Asing Kembali ke Cilegon

  • Whatsapp
Dinkes Cilegon
Kepala Dinkes Kota Cilegon, Banten, dr Arriadna.

CILEGON,  REDAKSI24.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon sudah berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) untuk menangguhkan perjalanan ke luar negeri. Selain itu, perusahaan juga diminta untuk tidak mengizinkan TKA yang sedang mudik ke negara asalnya untuk kembali ke Cilegon.

Kepala Dinkes Kota Cilegon, dr Arriadna mengatakan, langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi menyebarnya virus Corona dari negara-negara endemik. Dia mengklaim, larangan tersebut sudah dilakukan sejak awal Februari 2020.

Bacaan Lainnya

“Instruksi itu tidak langsung kepada perusahaannya, melainkan melalui Disnaker (Dinas Ketenagakerjaan) supaya Disnaker menyurati semua perusahaan, karena yang punya kewenangan itu Disnaker,” kata dr Arriadna kepada wartawan, Selasa (3/3/2020).

Namun begitu, lanjut dr Arriadna, langkah antisipasi tetap dilakukan untuk menangkal menyebarnya virus corona. Salah satunya juga bersurat kepada dokter-dokter perusahaan, juga menyertakan protokolnya.

“Apabila ada WNA/TKA atau siapa pun yang datang dari luar, terutama dari negara yang terinfeksi,  harus dilakukan isolasi selama 14 hari.  Kalau lolos dari bandara, itu berarti dia sehat tidak terdeteksi sakit dari awal. Kalau dia sakit pasti sudah langsung dirujuk ke rumah sakit,” papar dr Arriadna.

BACA JUGA:

. Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Cilegon Bakal Kepung Puspemprov Banten

. Antisipasi Virus Corona, Pemprov Banten Validitasi Tenaga Kerja Asing

. 20 TKA Asal Cina Dipindah dari Cilegon ke Mess PT Wilmar Kabupaten Serang

Arriadna mengemukakan, standar keamanan kesehatan juga harus ditingkatkan. Diantaranya dengan penggunaan masker, dan melakukan cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Dia juga mengimbau massyarakat untuk tidak keluyuran ke daerah yang kemungkinan terjadi paparan corona.

“Yang lebih penting tetap menjaga daya tahan tubuh, dengan melakukan prilaku hidup bersih dan sehat,” jelas Arriadna.

Ia juga mengingatkan , agar mengenakan masker jika terkena flu. Karena virus corona berawal dari flu. “Kalau flu harus segera memeriksakan diri. Tapi selama sudah melakukan prilaku hidup bersih sehat, mudah-mudahan bisa mencegah corona,” tambahnya. (Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.