Care Free Day Kota Serang Tanpa Pengawasan Protokol Kesehatan Covid-19

  • Whatsapp
Car free day kota serang
Car Free Day Kota Serang kembali dibuka di tengah masa transisi new normal covid-19.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Care Free Day (CFD) kembali dibuka di Kota Serang, Banten, Minggu (21/6/2020).  Hari tanpa kendaraan itu dibuka kembali menyusul terbitknya Peraturan Wali Kota Serang (Perwal) nomor 18 tahun 2020 Tentang Penanganan Covid-19 di Tempat Keramaian dan Fasitas Umum dalam massa transisi new normal.

Namun kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Serang tersebut menuai kritikan dari Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi. Dia menilai pelaksanaan CFD di masa transisi new normal covid-19 minim pengawasan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Kota Serang. Padahal, kata Budi, harusnya pihak terkait hadir di tengah masyarakat, terutama dinas kesehatan (Dinkes).

Bacaan Lainnya

“Pengawasan masih minim, Satpol PP juga tidak ada. Banyak peserta CFD yang mengabaikan protokol kesehatan. CFD seharusnya menjadi sarana sosialisasi pencegahan covid-19 selama masa transisi new normal, terutama bagi Dinkes,” katanya kepada wartawan usai memantau pelaksanaan CFD.

Budi menyebut, tidak ada antusias dari OPD terkait atas dibukanya kembali kegiatan CFD. Antusias yang dimaksud, menurut Budi, tidak ada pihak terkait Pemkot Serang yang turun langsung menggencarkan sosialisasi pencegahan covid-19 ditengah kegiatan CFD.

“Petugas Dinkes harusnya hadir, bukan hanya ambulannya, tapi mereka memantau ketika ada yang tidak pakai masker, diedukasi agar mengenakan masker, atau sosialisasi pencegahan covid-19 yang lainnya. Atau OPD lainnya turun menyosialisasikan program perekonomian di masa covid-19,” ujar Budi.

BACA JUGA: Kasatpol PP Kota Serang Janji Awasi Ketat Peserta CFD

Namun demikian, menurut Budi, secara umum warga sudah sadar untuk menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan CFD di masa transisi new normal. Setidaknya sebagian besar warga sudah sadar mengenakan masker. Bagi yang tidak mengenakan masker, tidak diperbolehkan mengikuti CFD.

Budi mengingatkan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan, dan juga lebih tegas kepada peserta CFD pada masa transisi pandemi covid-19. Kalau perlu, kata Budi, bagi pelanggar protokol kesehatan pada kegiatan CFD diberikan sanksi.

BACA JUGA: Dikritik Dewan, Car Free Day Kota Serang Bakal Diperketat

“Misalnya seperti di Jakarta, ketika ada yang tidak pakai masker didenda Rp200.000, untuk care free day di Kota Serang disesuaikan. Agar semua disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.