Camping Yuuk, di Negeri Atas Awan Cilebu Lebak

  • Whatsapp
Camping Ground menjadi salah satu pilihan saat berkunjung ke Negeri di Atas Awan Cilebu, Lebak, Banten.

REDAKSI24.COM – Selain Gunung Luhur di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Negeri di Atas Awan juga ada di Cilebu, Kabupaten Lebak. Cilebu merupakan nama perkampungan yang berada di kaki Gunung Endut, Desa Pasir Haur, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.

Sesuai dengan julukannya, Cilebu memiliki panorama indah dan asri bak “Negeri di Atas Awan”. Panorama petakan persawahan yang hijau serta hamparan awan putih dapat dinikmati wisatawan saat berkunjung ke perkampungan yang berada di ketinggian mencapai ± 1300 Meter diatas Permukaan Laut (MDPL)  ini.

Bacaan Lainnya

Pengelola destinasi Cilebu, Agi mengatakan, di Cilebu para wisatawan bisa melihat gedung-gedung tinggi yang ada di Banten, bahkan daerah Ibu Kota Jakarta. Hamparan persawahan yang masih asri dan kearifan lokal masyarakat sekitar menjadi nilai plus yang ditawarkan wisata alam Cilebu. Nama Cilebu sendiri kata Agi, sudah terkenal hingga ke luar Pulau Jawa.

“Sering sekali para wisatawan dari Tanggerang, Bogor, Pandeglang, Serang, Jakarta, bahkan wisatawan dari luar Pulau Jawa berkunjung menggelar berbagai kegiatan di sini,” kata Agi kepada Redaksi24, Sabtu (24/8/2019).

Negeri diatas awan cilebu

Pada siang hari, menikmati hamparan persawahan yang dipayungi lautan awan. Sedangkan pada  malam hari, panorama gemerlap lampu perkotaan melengkapi hamparan bintang di langit serta heningnya suasana Kampung Cilebu menjadikan nilai plus bagi wisatawan yang berkunjung.

Untuk biaya tiket masuknya cukup terjangkau. Hanya merogoh kocek Rp10.000 pengunjung sudah bisa menikmati seluruh panorama alam nan indah ini. “Pengunjung dapat menikmati Kampung Cilebu dengan berbagai cara, salah satunya dengan menggelar Camping Ground,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Menikmati Pesona Negeri di Atas Awan, Citorek Lebak

. Menelusuri Kebun Teh Cikuya Lebak, Sejuk Menenangkan

. Mitos Batu Tulis di Pandeglang, Melanggar Larangan, Pasangan Kasmaran Bisa Putus

Kampung Cilebu berjarak 56 Kilometer dengan waktu tempuh dua jam dari pusat Kota Rangkasbitung. Akses menuju destinasi cukup mudah, sehingga dapat diakses menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Selain panorama “Negeri di Atas Awan” Cilebu juga masih memiliki nilai plus lainnya yakni keberadaan 12 air terjun atau Curug dengan ketinggian yang bervariasi. ” Ada 12 Curug yang masih asri, setiap curug memiliki potensi masing-masing. Mulai dari ketinggian air terjunnya, kolam maupun panorama di sekitar Curug,” ulasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung asal Rangkasbitung Dita (19) mengatakan, Cilebu memiliki potensi wisata yang sangat besar. Panorama alam yang asri khas pedesaan menjadikan Cilebu patut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lebak.

“Selain panorama yang masih asri, juga kaya kearifan lokal yang masih terjaga. Tidak heran kalau Cilebu sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi wisatawan,” selorohnya. (Yusuf/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.