Camat Tigaraksa Kaget Pembangunan Masjid Diwilayahnya Mangkrak

oleh -
Pembangunan Masjid
Puing Masjid Besar Ismatul Khasanah, Tigaraksa, Tangerang

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM — Camat Tigaraksa, Rahyuni, yang baru dua minggu berkantor di Kecamatan Tigaraksa, mengaku kaget dengan persoalan mangkraknya pembangunan Masjid Besar Ismatul Khasanah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Ia juga mengaku baru mengetahui tertundanya pembangunan tempat sarana ibadah umat muslim tersebut sudah terjadi selama bertahun-tahun, Senin (7/10/2019).

Saat ditemui, mantan Camat Curug tersebut mengatakan, sebagai camat yang baru dua minggu bekerja, ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab terbengkalainya proses pembangunan Masjid Besar Kecamatan Tigaraksa tersebut. Ia juga mengatakan, jika proses pembangunannya tidak bisa diserahkan begitu saja kepada pihak kecamatan. Selain tidak ada anggaran, menurut dia, proses pembangunan masjid bukanlah kewenangan pihak Kecamatan.

“Kecamatan tidak bisa menganggarkan karena ada aturan perbup, apalagi untuk bangun masjid itu anggarannya tidak sedikit,” cetusnya kepada Redaksi24.com

Terkait lahan masjid yang masih berstatus tanah negara (TN) dan masih menjadi milik Pemda, ia juga mengaku akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang. Selain itu, ia juga mempertanyakan keputusan para panitia pembangunan yang merobohkan masjid yang berdiri sejak tahun 1989 tersebut tanpa memililiki perhitungan anggaran yang cukup untuk membangunnya kembali.

“Salah panitianya juga, kenapa dirobohkan sebelum mempunyai anggaran,” ucapnya.

BACA JUGA:

Masjid tak Kunjung Dibangun, Warga Tigaraksa Sebut Tanda Kiamat

Pembangunan Masjid Besar Tigaraksa Terbengkalai

Rahyuni menambahkan, ia  akan melihat aturannya terlebih dahulu, jika memang proses pembangunan Masjid Besar Ismatul Khasanah Kecamatan Tigaraksa harus menjadi tanggung jawab pihak kecamatan. “Saya lihat aturannya dulu, saya bermain di aturan, bukan kebiasaan,” tandasnya (Ricky/Aan) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.