Camat Solear Diminta Koreksi Perangkat Desa Pasanggrahan

oleh -
Camat Solear Diminta Koreksi Perangkat Desa Pasanggrahan DPMPD Kabupaten Tangerang
Kabid Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) LSM Grib Jaya, Bambang Hermanto mengatakan, Permendagri nomor 67 tahun 2017 telah mengatur setiap pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa harus dikonsultasikan dengan camat.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Menyikapi dugaan pelanggaran Permendagri nomor 67 tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, LSM Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB JAYA) menyurati Camat Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.

Surat yang ditembuskan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang itu bernomor 005/DPC GRIB-J/XI/2021 tentang Pengajuan koreksi pelaksanaan peraturan perundang undangan di Kecamatan Solear terkait pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Kabid Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) LSM Grib Jaya, Bambang Hermanto mengatakan, Permendagri nomor 67 tahun 2017 telah mengatur setiap pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa harus dikonsultasikan dengan camat.

“Makanya kami layangkan surat untuk camat agar Kades yang baru tidak menabrak aturan,” ungkap Bambang usai menyerahkan surat kepada Camat Solear, Kamis (21/10/2021).

Bambang berharap camat menindaklanjuti surat pengajuan koreksi pelaksanaan peraturan perundang-undangan agar tercipta situasi yang kondusif, kebenaran dan keadilan serta fungsi dan peran serta masyarakat, khususnya di Desa Pasanggrahan.

BACA JUGA: BPD Pasanggrahan Sebut Kades Terpilih Langgar Permendagri

Yang menjadi sorotan Kades Pasanggrahan terpilih telah menabrak Permendagri nomor 67 tahun 2017 pasal 2, terkait pengangkatan staf desa minimal usia 20 tahun sampai 42 tahun. Kades terpilih juga dinilai melanggar pasal 6 tentang pemberhentian perangkat atau staf desa.

Sementara itu, Camat Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, H Karsan mengingatkan Kades terpilih agar mengacu kepada aturan dalam pengangkatan dan pemberhentian perangkat atau staf desa.

“Kalau Kades mengangkat staf di atas umur yang sudah ditentukan Permendagri nomor 67 tahun 2017, berarti sudah menyalahi aturan, dan itu nggak boleh,” jelas Camat Solear yang akrab disapa Sony.

Bila hal itu terjadi, dia menyarankan staf desa untuk melaporkannya ke camat dengan dilampiri SK. Pihaknya akan meneruskan pengaduan itu ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD).

“Itu kewenangan DPMPD Kabupaten Tangerang, yang sudah diatur dalam Permendagri nomor 67 tahun 2017,” jelasnya.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.