Seluruh Calon kades Kabupaten Tangerang Ikrar Damai

  • Whatsapp
Calon Kades Kabupaten Tangerang
Pilkades Damai

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Sebanyak 591 Calon Kepala Desa dari 153 desa di Kabupaten Tangerang yang akan mengikuti pemilihan kades membacakan Ikrar Damai.

Pembacaan Ikrar Damai yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa pada Senin (11/11/2019) itu guna menjaga keamanan wilayah saat pelaksanaan Pilkades Serentak yang akan dilaksanakan pada 1 Desember 2019 mendatang.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pantauan di lokasi, dalam pelaksanannya pembacaan Ikrar Damai Pilkades tersebut dihadiri oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, didampingi oleh tiga Kapolres di wilayah Tangerang Raya, dan juga Dandim 05/10 Tigaraksa Letkol Inf Parada W Nusantara Tampubolon.

Pembacaan Ikrar Damai dipimpin oleh salah seorang calon kades dari Desa Pete Tigaraksa diikuti oleh seluruh para calon kepala desa. Ada 7 poin yang dibacakan dalam ikrar damai tersebut, diantaranya para calon kades harus siap menjadi peserta yang jujur patuh dan taat hukum serta menjaga kemanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilkades Serentak.

“Seluruh calon kades harus siap menang harus siap kalah. Jadi saya tegaskan tidak ada yang boleh melakukan pelanggaran hukum. Yang nanti melakukan pelanggaran hukum saya tegaskan akan diproses sesuai dengan aturan hukum,” tegas Bupati Tangerang dalam sambutannya.

BACA JUGA:

Pemkab Tangerang Tegaskan Tak Ada Penundaan Dalam Tahapan Pilkades

Polresta Tangerang Tidak Akan Tolerir Perusuh Pilkades Serentak

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Tangerang ini melarang adanya praktik money politik di setiap tahapan pelaksanan pilkades. Kata dia, hal tersebut demi mencari seorang pemimpin yang amanah. Terlebih, sambung dia, para calon kades yang terpilih nantinya akan mengelola anggaran yang tidak sedikit nilainya.

“Makanya dari sekarang saya kasih tau jangan macem-macem, termasuk money politik di bawah, undian, doorprize nggak boleh!,” tegas Bupati.

Saat disambangi awak media, Zaki menambahkan, bahwasannya kegiatan tersebut bertujuan untuk senantiasa menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing para calon kades, mulai dari proses kampanye sampai nanti pada hari pencoblosan. “Tadi sudah saya tegaskan, siapapun nanti yang melanggar hukum, tidak ada kompromi,” tandasnya. (RICKY/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.