Busyro Muqoddas Sebut KPK Dilumpuhkan Dengan Revisi UU

oleh -
busyro, muqoddas, kpk, revisi uu, pimpinan, pelemahan, pegawai
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas mengatakan KPK dilumpuhkan dengan revisi UU/Foto: Busyro Muqoddas/Antara.

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menyatakan bahwa revisi undang-undang KPK adalah bukti nyata dari upaya untuk melumpuhkan lembaga anti korupsi tersebut.

Busyro menilai undang-undang yang menuai polemik di tengah masyarakat itu seolah menghapus dengan sengaja atau menghilangkan karakter dan independensi KPK.

“(Ini) bukti nyata melumpuhkan lembaga yang semula independen kemudian direvisi dan menjadi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” kata Busyro Muqoddas, di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Busyro Muqoddas menyebut setelah undang-undang tersebut diterapkan, muncul seleksi pimpinan KPK yang baru. Pada saat bersamaan elemen masyarakat sipil terus mengamati munculnya isu militansi Taliban di lembaga itu.

Dalam waktu yang sama muncul bagan berupa gambar yang menampilkan penyidik senior Novel Baswedan dan sejumlah aktivis serta alumni pimpinan KPK yang dinilai menyesatkan.
“Bahwa KPK ini menjadi sarang Taliban,” ujarnya.

Saat seleksi pimpinan KPK berjalan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dilibatkan. Beberapa peserta yang mengikuti seleksi diketahui gagal tanpa keterbukaan informasi yang jelas.

“Kenapa kandas dan dikandaskan? Pertanyaan-pertanyaan itu sangat aneh,” ucapnya.

Dengan seleksi dan materi yang diterapkan untuk calon pimpinan KPK pada saat itu, kemudian saat ini dikejutkan pula dengan proses alih fungsi sejumlah pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Sebelumnya, KPK telah menerima hasil tes wawasan kebangsaan yang merupakan bagian dari proses alih status pegawai lembaga itu menjadi ASN atau PNS dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).(ejp)

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.