Bupati Tinjau Lokasi Banjir di Kabupaten Lebak

oleh -
BANTUAN BAGI KORBAN BANJIR : Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyerahkan bantuan kepada salah seorang warga yang tredampak banjir di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (23/5/2019).

LEBAK,R24—Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya meninjau sejumlah lokasi banjir yang ada di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (23/5/2019). Dalam kesempan tersebut Bupati memberikan sumbangan kepada para korban yang terdampak banjir tersebut.

Bupati mengungkapkan rasa duka yang mendalam, serta prihatin kepada masyarakat yang terkena dampak banjir, pasalnya bencana ini terjadi pada bulan Ramadan yang mana masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa.

“Semoga masyarakat dapat diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini,” ujar Bupati.

Iti juga mengatakan, pemerintah daerah sejak tadi malam telah menerjunkan personilnya untuk menyalurkan bantuan dan membantu para korban, selain itu pemerintah daerah secepatnya akan membentuk tim penanggulangan pasca bencana untuk meringankan beban masyarakat.

“Kita telah menyalurkan bantuan dan Insyallah tercukupi, untuk kebutuhan para masyarakat yang terkena dampak bencana banjir, baik sandang dan papannya,” ungkapnya.

Camat Muncang Lingga mengaku, banjir yang terjadi diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi beberapa hari ini, sehingga mengakibatkan meluapnya sungai Cilaki.

“Memang hanya sebentar meluapnya langsung surut kembali, akan tetapi mengibatkan banyaknya rumah, kendaraan hingga hewan ternak yang hanyut terbawa banjir,” kata Lingga.

Untuk diketahui, data sementara yang dihimpun pemerintah daerah bencana banjir berdampak pada 4 wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Muncang, Kecamatan Sajira, Kecamatan Cimarga dan Kecamatan Leuwidamar. Lokasi yang terparah yang terkena dampak bencana ada di kecamatan Muncang dan Sajira.

Sementara kerusakan yang diakibatkan bencana banjir Kecamatan Sajira, diantaranya Desa Margaluyu, 50 rumah terendam, 20 rumah rusak berat, 7 jembatan putus, untuk Desa Sindangsari 17 rumah terendam, kemudian Desa Sukanagara 28 tempat tinggal santri terendam, 2 rumah hanyut, 24 rumah terendam, serta Desa Rangkas Maraya 3 rumah rusak berat, Ponpes 33 pintu, dapur umum dan Majlis Taklim rusak berat.

Untuk Kecamatan Muncang diantaranya adalah Desa Sukanegara 4 rumah rusak berat, 7 warung rusak berat, Pagar SD roboh, Ponpes 6 pintu rusak berat, untuk Desa Leuwi Co’o 1 rumah rusak berat tertimpa longsor dan 4 Rumah yang terendam serta yang mengalami kerusakan adalah yang berlokasi di bantar sungai Cilaki. (gel/hdr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *