Bupati Tangerang Tutup Lokasi Wisata Pantai Putih PIK 2

oleh -
Bupati Tangerang Tutup Lokasi Wisata Pantai Putih PIK 2 
Pasir Putih PIK 2/Hendra.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM- Pemerintah Kabupaten Tangerang mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menekan kenaikan angka COVID-19 di wilayahnya. Salah satunya adalah dengan menutup salah satu lokasi wisata Pantai Putih Pantai Indah Kapuk  2 (PIK) yang terletak di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Dalam Surat Edaran Bupati Tangerang dengan nomor 4432/2236-Bag-Um/2021 yang ditandatangani Bupati Tangerang A.  Zaki Iskandar pada tanggal 18 Juni 2021 disebutkan penutupan Pantai Putih PIK tersebut mulai berlaku 18 Juni hingga 2 Juli 2021 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan serta dapat diperpanjang jika masih terdapat peningkatan penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Tangerang.

Selain  Pantai Putih PIK 2, dalam surat edaran tersebut juga Bupati Tangerang menerapkan aturan pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas juga pembatasan jam operasional kepada sejumlah lokasi pusat perbelanjaan (mal), bioskop, sarana bermain anak,pertokoan, pedagang kaki lima dibatasi  mulai pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB. Sedangkan untuk rumah makan, cafe, restoran waktu operasionalnya dibatasi hanya sampai jam 19.00 WIB saja.

BACA JUGA: Jam Operasional Tempat Usaha di Kabupaten Tangerang Kembali Dibatasi

Sebelumnya Bupati Tangerang mengakui telah terjadi peningkatan kasus COVID-19 yang cukup signifikan dalam dua pekan terakhir di wilayahnya.

BACA JUGA: Proyek Jalan Layang di Kabupaten Tangerang Terhambat Pembebasan Lahan

Zaki  mengungkapkan, berdasarkan data yang ada pada pekan terakhir ini, kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Tangerang meningkat lantaran banyak ditemukan klaster baru penyebaran virus corona, seperti klaster keluarga.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Melonjak, Bupati Tangerang Minta RS Tambah ICU

Dengan begitu, dirinya memprediksi dalam waktu satu sampai dua minggu ke depan jika tidak diantisipasi secara cepat maka akan terjadi peningkatan yang lebih besar lagi.

Karena itu, lanjut dia, selain upaya melaksanakan pelayanan medis, institusi fasilitas kesehatan dan aparat pemerintah di tingkat kecamatan/desa harus terus menyosialisasikan pencegahan penyebaran COVID-19 kepada masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan 5M, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas keluar daerah. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.