Bupati Tangerang Dilaporkan ke Komnas HAM dan DPR RI

oleh -
Bupati Tangerang Dilaporkan ke Komnas HAM dan DPR RI mahasiswa anti pagar perumda pasar NKR kabupaten tangerang
Mereka mengadukan Bupati Tangerang dan Direksi Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang yang dinilai telah melanggar HAM karena telah melakukan pemagaran Pasar Cisoka.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tangerang Anti Penindasan dan Pemagaran (Anti Pagar) bersama puluhan warga dan pedagang Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, mendatangi Komnas HAM dan DPR RI, Selasa (7/9/2021).

Mereka mengadukan Bupati Tangerang dan Direksi Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang yang dinilai telah melanggar HAM karena telah melakukan pemagaran Pasar Cisoka.

Koordinator Anti Pagar, Firmansyah menyatakan, mahasiswa hadir mendampingi warga dan pedagang Pasar Cisoka untuk melapor ke Komnas HAM. Mereka melapor ke lembaga kemanusiaan itu karena menilai telah terjadi tindakan sewenang-wenang yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Perumda Pasar NKR dengan cara memagari tempat-tempat usaha dan rumah-rumah warga.

Menurut Firmansyah, seharusnya Pemkab Tangerang, dalam hal ini Bupati Tangerang selaku pemegang kebijakan tertinggi atas BUMD mempertimbangkan asas keadilan dalam mengambil kebijakan untuk membangun pagar di Pasar Cisoka.

“Kami hadir di Komnas HAM untuk menindaklanjuti aspirasi pedagang dan warga yang merasa mendapatkan tindakan sewenang-wenang dari Pemkab Tangerag. Kami ingin warga dan pedagang yang terdampak pemagaran Pasar Cisoka mendapat keadilan seutuhnya,” ungkap Firmansyah.

BACA JUGA: Pasar Cisoka Dipagar, Pedagang Sebut Bupati Tangerang Mati Nurani

Menurut Firmansyah, dalam pelaporan itu, mahasiswa menyampaikan adanya pelanggaran HAM yang dilakukan Direksi Perumda NKR Kabupaten Tangerang, serta Bupati Tangerang selaku pemegang kebijakan atas BUMD.

Para Aktivis Anti Pagar berjanji akan terus mengawal aspirasi warga dan pedagang Pasar Cisoka sampai adanya penyelesaian yang adil bagi warga dan pedagang yang aksesnya kini terbatas akibat dampak pemagaran tersebut.

“Kami meminta Komnas HAM untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Pemkab Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan pedagang H Ato mengatakan, laporan ke Komnas HM dilakukan karena tidak adanya tanggapan dari Bupati Tangerang terkait pemagaran jalan akses keluar Pasar Cisoka yang dilakukan Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang.

“Kami datang ke Komnas HAM ini untuk mengadukan nasib kami karena tidak ada tanggapan dari Pemkab Tangerang. Kami juga lapor ke DPR RI, kami harap bisa ditindaklanjuti,” ungkap H Ato.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.