Bupati Pandeglang Kawal Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Dampak Covid-19

  • Whatsapp
dampak covid-19
Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengawal penyakuran bansos tunai dampak covid-19 dari dana desa di Kecamatan Cisata.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bupati Pandeglang, Irna Narulita turun langsung mengawal penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Dana Desa (DD) tahap I bagi warga terdampak pandemi covid-19 di Kecamatan Cisata, Rabu (20/5/2020).

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, dalam menghadapi pandemi covid-19 masyarakat tidak sendirian, karena pemerintah daerah hadir membantu warga terdampak pandemi covid-19 tersebut.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat tidak perlu panik dan tetap waspada. Kami (pemerintah) hadir dengan membawa berbagai program bantuan sosial, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun bantuan dari pemerintah daerah, untuk warga yang saat ini tengah kesulitan karena covid-19,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemkab Pandeglang menggelontorkan berbagai Bantuan Sosial Tunai bagi masyarakat Pandeglang yang mengalami dampak corona (covid-19). Dikatakannya, ada sekitar 140.189 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) scara keseluruhan.

“KPM BST Kemensos RI sebanyak 88288 dengan nilai bantuan sebesar Rp 600 ribu, KPM dari Pemprov Banten sebanyak 44.673 dengan nilai bantuan sebesar Rp500 ribu, dan KPM dari Kabupaten sebanyak 7.228 dengan besaran bantuan Rp 500 ribu, dan ditambah KPM BST dari DD dengan nilai bantuan sebesar Rp600 ribu,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Pandeglang  Doni Hermawan mengatakan, BST dari Dana Desa tahap pertama saat ini sudah bisa dicairkan, tepatnya di Desa Palembang, Kecamatan Cisata.

“Jumlah penerima BST dari Dana Desa secara keseluruhan ada sekitar 45 ribu KK. Sesuai dengan peraturan yang berlaku bahwa untuk pencairan DD ini masyarakat berhak menerima bantuan selama 6 bulan, dengan mekanisme penyaluran selama 3 bulan, masing-masing mendapatkan bantuan Rp 600 ribu dan untuk 3 bulan, selanjutnya sebesar Rp 300 ribu,” tuturnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.