Bupati Pandeglang Ingin Huntap Rampung Sebelum Hari Raya

  • Whatsapp
Huntap Pandeglang
Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Deputi Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB RI, Rifai membahas target pembangunan Huntap.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bupati Pandeglang, Irna Narulita menginginkan agar pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi 706 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana tsunami Selat Sunda, rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Tujuannya agar warga bisa secepatnya tinggal di Huntap tersebut.

Menurut Irna, warga Pandeglang yang terdampak tsunami tahun lalu itu harus segera terelokasi ke Huntap. Apalagi, kata Irna, tinggal beberapa bulan lagi akan melewati Bulan Suci Ramadan. Karena itu pihaknya menginginkan Huntap selesai sebelum Hari Raya.

Bacaan Lainnya

“Supaya pada Hari Raya nanti, warga terdampak tsunami itu tidak lagi tinggal di rumah Hunian Sementara (Huntara). Tapi mereka (warga) bisa berkumpul bersama sanak keluarganya di Huntap,” ungkap Irna saat betemu dengan Deputi Rekontruksi dan Rehabilitasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Pendopo Bupati Pandeglang, Kamis (13/2/2020).

Irna juga mengintruksikan kepada Kepala BPBD Pandeglang, agar melakukan koordinasi dengan pihak LKPP, agar pelaksanaan lelang bisa berjalan cepat dan lancar. Meski memang ada aturannya untuk batasan waktu dalam proses pengadaan.

“Tapi saya harap tidak terlalu lama, karena kasihan masyarakat kami yang saat ini sudah menantikan untuk pembangunan Huntap,” katanya.

BACA JUGA:

. Pemprov Banten Serahkan Rencana Pembangunan 75 Huntap ke Pemerintah Pusat

. BNPB Bahas Huntap Bagi Korban Tsunami Pandeglang

. Penanganan Pasca Setahun Tsunami Pandeglang Belum Maksimal

Sementara, Deputi Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB RI, Rifai mengatakan, tujuannya datang ke Pandeglang untuk mempercepat pembangunan Huntap. Menurut dia, pelaksanaan administrasi dalam pengadaan lelang diharapkan tidak ada permasalahan karena keterkaitan dengan kebencanaan.

“Kabupaten Pandeglang bantuan hibahnya sudah turun pada bulan Desember 2019 lalu dan masuk rekening daerah, bahkan tahun ini sudah masuk DPA,” ujarnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.