Buntut Dugaan Penyimpangan Dana BOS, Kepsek SMAN 21 Kabupaten Tangerang Diberhentikan

  • Whatsapp
Kepala Inspektorat Banten bersama Dindik Provinsi Banten dan KCD Pendidikan Kabupaten Tangerang mendatangi SMAN 21.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Inspektorat Provinsi Banten melakukan pemeriksaan terhadap kasus dugaan penyalahgunaan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 21 Kabupaten Tangerang. 

Kepala Inspektorat Banten Kusmayadi, Senin (7/7/2020) bersama Dindik Provinsi Banten dan KCD Pendidikan Kabupaten Tangerang mendatangi SMAN 21 guna melakukan pemeriksaan lanjutan serta memberikan pembinaan kepada guru, kepala sekolah, dan eks bendahara yang berseteru. 

Bacaan Lainnya

Kepala Inspektorat Banten Kusmayadi mengungkapkan, jika pihaknya bersama Dindik Provinsi Banten dan Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Kabupaten Tangerang telah memberikan sanksi kepada kepala sekolah SMAN 21 Kabupaten Tangerang berupa pemberhentian dari jabatannya.

“Kepsek sudah diberikan sanksi diberhentikan dari jabatannya,” kata Kusmayadi Selasa, 7 Juli 2020.

BACA JUGA: Inspektorat Banten Diminta Segera Selesaikan Audit Dana Bos SMAN 21 kabupaten Tangerang

Akan tetapi, saat ditanya alasan W diberi sanksi pemberhentian dari jabatan sebagai Kepala SMAN 21 Kabupaten Tangerang, ia belum memberikan keterangan. Namun, dirinya bersama Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan KCD sudah melakukan pembinaan dan pemeriksaan lanjutan terhadap kasus tersebut. 

“Sekarang masih proses pemeriksaan tetap berlanjut. Sedang proses uji petik fisik pengadaan barang Bos TA. 2019,” jelasnya.

Sementara itu, Kuasa hukum Forum Guru SMAN 21 Kabupaten Tangerang Yunihar merespon positif atas kedatangan kepala Inspektorat Banten ke SMAN 21. 

Sebagai kuasa hukum dirinya juga mendukung saran dari Inspektorat dan KCD untuk berdamai atas laporan kekerasan yang sedang ditangani oleh Polresta Tangerang. “Saya kira itu saran yang baik dan perlu dipertimbangkan oleh kedua belah pihak. Tadi sudah ada guru yang ditunjuk oleh KCD untuk memediasi,” ujarnya.

BACA JUGA: Guru dan Kepala Sekolah SMAN 21 Baku Hantam dan Saling Lapor, Dewan Pendidikan Banten Merasa Prihatin

Saat ditanya soal kabar Kepala Sekolah SMAN 21 Kabupaten Tangerang sudah dinonjobkan dari jabatannya, ia membenarkan informasi tersebut. Bahkan, kata Yunihar, eks bendaharanya sudah di mutasi ke salah satu SMA di Kabupaten Tangerang. “Iya benar kepseknya sudah dinonjobkan hanya saja teknisnya bagaimana silahkan tanya ke KCD,” pungkasnya 

Hingga berita ini diturunkan wartawan belum berhasil memperoleh keterangan dari Kepala KCD Pendidikan Kabupaten Tangerang. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.