BPBD ingatkan Wilayah Perbukitan Lebak Rawan Longsor

oleh -
BPBD ingatkan Wilayah Perbukitan Lebak Rawan Longsor 
Ilustrasi/Ist.

LEBAK,REDAKSI24.COM–Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Pebby Rizky Pratama mengingatkan kepada  para pengemudi kendaraan yang melintasi wilayah perbukitan di Kabupaten Lebak waspada longsoran tanah Kondisi tersebut akan semakin berbahaya jika terjadi hujan lebat yang disertai hujan lebat.

“Kami minta warga tetap waspada saat melintasi wilayah perbukitan  terlebih saat menghadapi cuaca buruk itu,” kata Pebby, Rabu, (23/6/2021).

Peringatan yang disampaikan BPBD lebak ini berdasar terjadinya longsor di Ruas jalan Cibareno Bayah Kabupaten Lebak, Banten yang menghubungkan Sukabumi, Jawa Barat akibat hujan lebat disertai angin kencang, Selasa (22/6/2021). Akibatnya jalan yang menghubungkan antara provinsi tersebut sempat terputus dan tak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua atau empat. 

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Meningkat, Ratusan Warga Lebak Jalani Isolasi

“Kejadian longsor itu mengakibatkan kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintasi jalan yang menghubungkan antar propinsi, ” kata Pebby.

BACA JUGA: Setahun Terkatung Katung, Korban Bencana Alam Lebak Minta Pemerintah Realisasikan Huntap

Peristiwa bencana longsor ruas jalan Cibareno – Sukabumi juga mengakibatkan rumah Panji ( 65 ) Bayah Barat, Selasa (22/6/2021) terendam banjir akibat luapan air selokan. Selain itu juga empat tiang listrik roboh, sehingga jaringan penerangan listrik padam.Beruntung, kata dia, bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA: Keren, Pendapatan Kelompok Tani Suka Bungah Lebak Tembus Rp 2,4 Miliar per Bulan

Pebby mengatakan, BPBD Lebak telah berkoordinasi dengan Polsek, Koramil Bayah dan instansi terkait untuk melakukan upaya perbaikan.

Saat ini, kata dia, ruas jalan Cibareno – Sukabumi bisa kembali dilintasi kendaraan.

Namun, pihaknya meminta pengemudi kendaraan tetap waspada karena potensi longsor susulan berpeluang jika hujan lebat, sebab daerah itu banyak perbukitan dan tebing curam.

“Kami berharap warga siap siaga menghadapi cuaca buruk guna mengurangi risiko kebencanaan,” ujarnya. (Mansyur/Ant/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.