Bocah 8 Tahun Menggantung di Atas Kabel Sutet Setinggi 15 Meter

  • Whatsapp
Bcah menggantung di kabel sutet
Bergelantungan di kabel sutet.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Video yang memperlihatkan seorang bocah menggantung pada sebuah kabel sutet dengan ketinggian lebih dari 15 meter hebohkan jagat maya. Diketahui, bocah tersebut bernama Nadin (8) anak perempuan asal Kampung Cisereh, RT 001 RW 006, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit tersebut terlihat Nadin menggantung pada sebuah kabel sutet yang menjulur panjang di atas ketinggian. Dengan terus mencengkram kabel menggunakan kedua tangannya agar tidak terjatuh, ia berteriak meminta pertolongan.

Bacaan Lainnya

Sementara, suara seorang pria yang merekam kejadian tersebut dengan ponselnya meminta warga sekitar untuk menyediakan kasur alih-alih jika bocah perempuan tersebut terjatuh. Sementara Nadin yang menurut informasi berada di atas kabel selama hampir 10 menit itu terus berteriak dan menangis karena tidak kuat menahan kedua tangannya yang terus memegangi kabel agar tidak terjatuh.

Dikonfirmasi kejadian tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin menuturkan, kronologi bocah perempuan yang menggantung pada kabel sutet itu berawal saat Nadin bersama tiga orang temanya sedang bermain sambil memegang dan menduduki kabel sutet saat posisi kabel masih berada di bawah.

Hal ini terjadi diduga akibat kelalaian petugas proyek pembangunan Sutet PT.SCS yang sedang memasang kabel sutet di lokasi kejadian. Pada saat kejadian para pekerja proyek sedang tidak ada di lokasi. Sehingga membuat anak-anak bermain di kawasan proyek.

“Sebelumnya banyak warga yang melarang untuk tidak mendekati kabel, saat kebel dinaikan oleh mesin dari kejauhan akhirnya anak tersebut ikut terbawa,” ungkap Kosrudin saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/4/2020) malam.

Teriakan histeris Nadin yang sudah kelelahan menggantung di atas kabel akhirnya membuat warga geger dan berduyun-duyun berupaya menurunkan anak dengan menyiapkan penyanggah berupa kasur.

BACA JUGA:

40 Persen Listrik di Banten Masih Padam, Ini Dia Wilayahnya

Namun karena sudah kelelahan akhirnya bocah ini pun terlepas dari kabel. Meski warga sudah menyiapkan penyanggah namun posisi jatuhnya tidak pas dengan posisi kasur, beruntung ia bisa ditangkap oleh penjual kopi yang ikut membantu.

“Usai terjun kondisi korban masih sadarkan diri dan sempat berbicara. “jangan bilang ayah ya,” tutur Kosrudin.

Sementara itu, saat ini Nadin sudah dibawa oleh keluarga didampingi dengan beberapa warga setempat ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapatkan perawatan secara intensif. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.