BNPB Akui Shelter Tsunami Pandeglang Belum Refresentatif

oleh -
Kepala BNPB RI, Letjen TNI Doni Monardi memberikan pengarahan kepada warga Labuan saat menggelar simulasi penanganan tsunami.

REDAKSI24.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, meninjau kondisi Gedung Shelter Tsunami yang berada di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (14/8/2019). Peninjauan itu dibarengi dengan kegiatan simulasi penyelamatan warga ketika terjadi bencana tsunami.

Disela kegiatan evakuasi mandiri bencana tsunami, yang melibatkan ratusan warga dari lima desa di Kecamatan Labuan, Kepala BNPB RI, Letjen TNI Doni Monardi menyempatkan waktu meninjauan bangunan Shelter Tsunami bersama Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Menurut Kepala BNPB RI, Letjen Doni Monardo, kondisi Gedung Shelter Tsunami saat ini belum representatif. Namun begitu, kata dia, warga bisa memanfaatkan gedung tersebut untuk berbagai kegiatan.

“Karena gedung sudah diserahkan ke Pemkab Pandeglang. Gedung Shelter Tsunami bukan hanya untuk evakuasi warga saat terjadi bencana, tapi bisa digunakan untuk kegiatan yang positif,” ungkap Letjen Doni Monardo.

BACA JUGA:

. Tsunami, Warga Lima Desa di Pandeglang Berhamburan ke Shelter Tsunami

. Gempa Tsunami Ancam Kelestarian Badak di Ujung Kulon

. Pemprov Banten Belum Ada Rencana Bangun Shelter Tsunami

Sementara, Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyamapikan terima kasih kepada BNPB yang sudah banyak membantu Pemkab Pandeglang dalam upaya penanganan bencana, khususnya bencana tsunami.

Irna mengakui Gedung Shelter Tsunami bisa dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan. “Mudah-mudahan kami bisa menganggarkan dana untuk pemeliharaan gedung sekaligus melengakpi sarana lainya, bahkan kami berencana BPBD juga akan berkantor di Gedung Shelter ini,” ujar Irna.(Samsul/Difa)