BNN Musnahkan Ratusan Kilogram Narkotika Sabu dan Ekstasi dari 11 Kasus

  • Whatsapp
BNN memusnahkan barang bukti ratusan kilogram sabu dan puluhan ribu butir ekstasi dari 11 kasus
Jajaran Badan Narkotika Nasional menunjukkan barang bukti ratusan kilogram narkotika sabu, puluhan ribu butir ekstasi dan puluhan gram eutilon dari hasil pengungkapan 11 kasus, untuk dimusnahkan di halaman parkir kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2020).

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika berupa ratusan kilogram sabu, puluhan ribu butir ekstasi dan puluhan gram eutilon dari 11 kasus yang berhasil diungkap, di halaman parkir kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis.

“Hari ini BNN memusnahkan sejumlah barang bukti narkotika berupa 139,027 kg sabu-sabu, 77.121 butir ekstasi, dan 48 gram eutilon,” ujar Kepala BNN Komjen Heru Winarko dalam siaran pers BNN di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Kata Heru, barang bukti narkotika tersebut berasal dari 11 kasus yang berhasil diungkap  BNN pada bulan Juni sampai dengan September 2020.

Dijelaskan secara singkat 11 kasus tersebut. Pertama, menurut Heru, pengungkapan peredaran eutilon seberat 53 gram. Namun  pria berinisial RM yang diduga penerima paket narkotika itu kabur  saat hendak diamankan di sebuah apartemen di kawasan  Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).

Kedua, pengungkapan penyelundupan sabu bermodus pengiriman dengan truk asal Aceh menuju Jakarta, Kamis (13/8). Sebanyak 49.840 gram sabu disita dari dua tersangka berinisial Mun saat melintas di daerah Deli Serdang, Sumatera Utara. Selain itu, petugas juga menangkap tersangka berinisial IS yang diduga sebagai pengendali.

Ketiga, pengungkapan jaringan peredaran narkotika jenis ekstasi Malaysia-Aceh-Medan, pada Selasa (8/9). Empat tersangka berinisial DA, SY, BUR, dan AS diamankan di sejumlah TKP berbeda di daerah Aceh dan Sumatera Utara dengan barang bukti ekstasi sebanyak 30 ribu butir.

Berikutnya, penangkapan pelaku berinisial R yang menyimpan 17 kg sabu dan Kabupaten Aceh Timur, Rabu (16/9). Dari hasil pengembangan, didapati informasi bahwa narkoba tersebut didapat dari pria berinisial F. Dari penggeledahan, ditemukan sabu seberat 12 kg.

Pada Rabu (16/9), BNN mengungkap pengiriman sabu dari Aceh ke Tasikmalaya menggunakan bus. Turut diamankan supir bus dan kernet berinisial HA dan AM serta sabu seberat 13,4 kg. Dari hasil pengembangan, turut diamankan seorang berinisial FZ selaku pengendali jaringan di daerah Tangerang.

“Keenamm pengungkapan 5 kg sabu yang disita dari seorang pria di kota Medan berinisial MJ,”ungkap Heru.

Selanjutnya, BNN menyita 11 kg sabu dan 10.212 butir ekstasi dalam penggerebekan sebuah mobil di Kota Medan, Selasa (15/9). Adapun dua penumpang mobil melarikan diri.

Pada Minggu (13/9), BNN mengamankan 18 kg sabu hasil penggeledahan rumah di Deli Serdang milik pria berinisial H. Dari hasil penyidikan diketahui bahwa H diperintahkan oleh napi berinisial M alias Uncu yang kini mendekam di Lapas  Pekanbaru.

Kemudian Senin (14/9), BNN mengamankan pria berinisial Hen yang menyimpan 12.972 butir ekstasi di pekarangan rumahnya di kawasan Deli Serdang. Sama seperti H, Hen diketahui juga mendapatkan perintah dari Napi berinisial M alias Uncu.

Selain itu BNN mengungkap jaringan narkotika Palembang-Medan dengan menyita barang bukti ekstasi sebanyak 21.160 butir dan sabu seberat 5,2 kg. serta menangkap tiga orang berinisial AN, AL dan Y di daerah Ilir Barat, Palembang, Selasa (22/9). Dari pengembangan kasus ini, BNN menangkap tiga pelaku lain berinisial J, D, dan M.

Terakhir, imbuh Heru, BNN mengungkap jaringan peredaran narkotika Jambi dengan barang bukti 5,2 kg sabu dan 2.922 butir ekstasi serta menangkap tersangka berinisial A di Kabupaten Sarolangun, Jambi, Minggu (13/9).(Fathur/ANTARA/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.