BKN Tetapkan Kuota Sekolah Kedinasan 2021 Sebanyak 8.500 Mahasiswa Baru. ini Jadwal dan Persyaratanya!

oleh -
BKN, Sekolah Kedinasan, Pendaftaran Sekolah Kedinasan, Persyaratan Sekolah Kedinasan, Seleksi Calon ASN, 

JAKARTA,REDAKSI24.COM– Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menetapkan kuota sekolah kedinasan pada 2021 mencapai 8.500 mahasiswa. jumlah tersebut tersebar di 88 sekolah kedinasan milik berbagai instansi pemerintahan. 

“Secara umum jumlah kuota mahasiswa baru sekolah kedinasan mencapai 8.500-an yang berasal dari 88 sekolah,” ujar Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis, (8/4/2021).

Suharmen menjelaskan, kuota paling banyak berasal dari sekolah kedinasan yang ada di bawah Kementerian Perhubungan, yakni 3.210 mahasiswa baru. Jumlah sekolah kedinasan yang berada di bawah Kementerian Perhubungan sebanyak 21 sekolah.

Kemudian diikuti sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri, yakni Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN), dan Badan Pusat Statistik, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, yang mana sekolah kedinasan yang membuka hanya berasal dari enam kementerian dan lembaga. Pada 2021, sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran berasal dari delapan kementerian dan lembaga.

Pendaftaran sekolah kedinasan akan dibuka secara serentak pada 9 April 2021 pukul 09.21 WIB. Pendaftaran dilakukan pada 9 April hingga 30 April 2021. Proses verifikasi administrasi, pengumuman kelulusan hingga proses pembayaran dilakukan pada 10 April hingga Mei 2021. Sementara pelaksanaan tes CAT SKD pada minggu keempat Mei hingga Juni 2021.

BACA JUGA: Mahasiswa UIN SMH Banten Sebut Kuliah Daring Sedot Kuota Internet

Pendaftaran sekolah kedinasan tersebut menggunakan satu portal terintegrasi, yakni portal Sistem Seleksi Calon ASN atau SSCASN. Pendaftar dapat memilih tombol Dikdin pada laman https://sscasn.bkn.go.id.

“Untuk tahun ini masih menerapkan passing grade. Berapa nilainya? Kita masih belum tahu. Dalam waktu dekat akan diumumkan melalui keputusan menteri,” ujar dia.

Untuk materi soal, mengalami perubahan dibandingkan tahun lalu. BKN memasukkan materi mengenai radikalisme sebanyak 10 soal dan hal itu turut mempengaruhi passing grade.(Indriani/Ant/Hendra)