BKD Bakal ‘Paksa‘ Pegawai Tugas di RSUD Aulia Pandeglang

  • Whatsapp
RSUD Aulia Pandeglang
Kepala BKD Pandeglang, Banten,, Ali Fahmi Sumanta.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aulia Pandeglang, yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) hingga saat ini baru mencapai sekitar 60 persen. Karena dari target kebutuhan pegawai sebanyak 70 orang, baru terpenuhi 40 pegawai.

Kepala BKD Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, pemenuhan kebutuhan pegawai untuk RSUD Aulia sekarang ini baru mencapai kurang lebih 60 persen, dari kebutuhan pegawai sebanyak 70 orang lebih yang baru terpenuhi sebanyak 40 pegawai.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kami sudah distribusikan pegawai untuk RSUD Aulia itu baru 40. Dari jumlah itu, ada yang dilakukan BKD langsung dan ada juga yang ingin pindah dari intansi sebelumnya ke RSUD Aulia secara peribadi,” ungkap Ali Fahmi saat ditemui di Gedung Setda Pandeglang, Senin (13/1/2020).

Lanjut Fahmi, untuk terpenuhinya pegawai RSUD Aulia secara maksimal, pihaknya menargetkan hingga akhir Januari ini. Karena memang target Bupati Pandeglang, untuk pelayanan di RSUD Aulia itu pada bulan Maret sudah harus berjalan.

“Kami akan memberlakukan sikap memaksa kepada para pegawai untuk tugas di RSUD Aulia. Sebab hal ini kebutuhan supaya pelayanan cepat berjalan,” katanya.

BACA JUGA:

. Rumah Sakit Menes Berubah Nama Jadi RSUD Aulia Pandeglang

. Bupati Pandeglang Minta Pelayanan RSUD Aulia Menes Harus Segera Berjalan

. Suami Bupati Pandeglang Sebut Gedung RSUD Menes Tak Berkualitas

Menurutnya, sekarang ini pemenuhan pegawai yang dilakukan BKD tinggal 30 orang lagi. Namun pihaknya terus melakukan koordinasi dengan tiap Puskesmas yang ada di Pandeglang, supaya kebutuhan pegawai untuk RSUD Aulia cepat tercapai.

“Dari semua Puskesmas di Pandeglang sudah ada sebagian yang mengirimkan pegawai untuk RSUD Aulia, sekarang tinggal beberapa Puskesmas lagi yang belum,” tuturnya.

Saat ditanya, berapa banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang nantinya ditugaskan di RSUD Aulia Pandeglang tersebut. Fahmi mengaku, untuk PNS sebanyak 60 persen dan TKK 40 persen.

“Hanya dua kategori pegawai yang akan ditempatkan di RSUD Aulia. Yaitu PNS dan TKK, sementara untuk pegawai honorer belum, mungkin nanti setelah ada perkembangan baru ada perekrutan untuk pegawai honorer,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.