Bintang Liga Inggris Pilih Donasikan Gaji Untuk tenaga Medis Daripada Dipotong Klub

  • Whatsapp
Premier League

REDAKSI24.COM—Sejumlah pemain bintang sepak bola Liga Inggris menolak rencana pemotongan gaji yang ditawarkan operator Liga Inggris dan klub. Pemotongan gaji hingga 30 persen tersebut diajukan Premier League serta para pemilik klub terkait pandemi virus Covid-19 yang tengah melanda dunia temasuk di kawasan Eropa.

Penolakan tersebut mereka sampaikan melalui asosiasi pemain (PFA). Para bintang Premier League menolak rencana pemotongan tersebut, karena mereka tak ingin pajak yang seharusnya didapatkan Departemen Kesehatan (NHS) melalui gaji mereka menjadi hilang dan jadi menguntungkan para pemilik klub. Dengan pemotongan gaji tersebut, Departemen Kesehatan justru berpotensi kehilangan dana lebih dari £200 juta yang didapatkan dari pajak apabila gaji para pemain bintang dipotong sebesar 30 persen selama periode 12 bulan.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:

Mantan Striker MU sebut Mantan Timnya Tak Lebih Pintar Dari Liverpool

“Kami lebih memilih memberikan uang kami kepada NHS (Departemen Kesehatan) daripada membantu para pemilik klub (yang sudah) kaya,” demikian pernyataan PFA, seperti dikutip dari The Sun, Minggu (5/4/2020).

Selain itu menurut, pemotongan gaji besar-besaran pada akhirnya menghancurkan pelayanan kesehatan masyarakat yang tengah berjuang keras melawan pandemi virus Corona. Dimana saat berita ini ditulis, Minggu (5/4/2020), Inggris mencatatkan 41.903 kasus positif corona, dengan korban meninggal 4.313 orang.

“Proposal pengurangan gaji 30 persen selama periode 12 bulan setara dengan pemotongan gaji sebesar £500 dan kehilangan kontribusi pajak lebih dari £200 juta kepada pemerintah. Apa yang memengaruhi hilangnya kontribusi pendapatan kepada pemerintah ini kepada Departemen Kesehatan? Apa ini telah dipertimbangkan pada proposal Premier League dan apakah Menteri Kesehatan Matt Hancock telah memerhitungkan hal ini saat meminta para pemain untuk dipotong gajinya?” tanya PFA. (Hdr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.