BI Anulir Rencana Merger Bank Banten ke BJB

  • Whatsapp
merger bank banten
Antrean nasabah Bank Banten terjadi menyusul ditariknya Kasda Pemprov Banten dari bank tersebut.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Bank Indonesia (BI) menganulir rencana marger (penggabungan) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten atau biasa dikenal Bank Banten ke Bank Jabar Banten (BJB). Merger itu dianggap tidak layak dilakukan guna meningkatkan skala usaha Bank Banten.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Erwin Soeriadimadja mengatakan, meski dilakukan marger, namun kedua bank daerah ini akan tetap beroperasi secara normal seperti penarikan maupun penyetoran uang, baik dari nasabah maupun dalam bentuk surat berharga.

Bacaan Lainnya

“Selain itu, keduanya juga tetap melayani transaksi sistem pembayaran non tunai seperti kliring dan RTGS,” ujarnya.

Dalam proses merger ini, lanjut Erwin, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkenaan dengan penyatuan operasional kedua bank daerah ini. Yang nantinya diharapkan dapat memberikan daya dukung yang lebih besar dalam proses pembangunan yang dilakukan  Pemerintah Daerah (Pemda), serta meningkatkan pertumbuhan ekonominya.

“Keberadaan BPD ini diharapkan mampu menyokong pergerakan perekonomian masyarakat dalam hal kredit usaha mikro  khususnya industri sektor produktif,” katanya.

BACA JUGA:

. Gubernur Pindahkan Kas ke BJB, Nasabah Bank Banten Ramai-Ramai Tarik Dana

Sementara itu, Kepala Kantor OJK Regional I Wilayah Jakarta-Banten Dhani Gunawan Idat mengatakan, dalam proses merger kedua BPD ini, tidak sama sekali mengganggu proses pelayanan transaksi nasabah dan masyarakat umum.

Untuk itu, Dhani berharap, masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panik berlebih dengan cara melakukan penarikan seluruh tabungannya. Merger, kata dia, merupakan upaya untuk meningkatkan skala usaha bank bersangkutan. Sedangkan untuk likuiditas keuangan, Bank Banten kondisinya masih sehat.

“Sehingga masyarakat tidak perlu panik, karena keamanan uang yang disimpan di Bank Banten, sudah dijamin oleh LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan),” ujarnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar