Berupaya Bubarkan Pesta Miras, Anggota Polsek Rajeg Babak Belur Dikeroyok

oleh -
Ilustrasi.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Nasib naas menimpa YN, seorang anggota polisi dari Polsek Rajeg, Kabupaten Tangerang. Anggota polisi berpangkat Bripda itu babak belur dikeroyok sejumlah pemuda yang menolak dibubarkan polisi saat mengadakan pesta miras, pada Minggu (19/7/2020) malam lalu. 

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Bripda YN tengah melaksanakan observasi wilayah di Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. Saat melintas di area parkir Alfamart Jalan Raya Rajeg, Bripda YN mendapati sekumpulan pemuda tengah asyik berkumpul diduga sambil menenggak minuman keras (miras). 

Bripda YN pun berusaha membubarkan kumpulan para pemuda tersebut. Namun, bukannya membubarkan diri para pemuda itu justru mengeroyok dan memukulinya. Bahkan, para pelaku juga merampas senjata V2 Sabhara yang dibawa oleh Bripda YN. 

Atas kejadian tersebut Bripda YN mengalami luka memar pada bagian mulut, leher dan lututnya. “Kami masih memburu para pelaku dari hasil penyelidikan ada 15 pelaku. Doakan bisa segera ditangkap. Nanti akan kami realis jika sudah tertangkap, ” kata Kapolsek Rajeg, AKP Ferdo Elfianto saat dikonfirmasi Redaksi24.com, Selasa (21/7/2020). 

Ia melanjutkan, berdasarkan keterangan korban (Bripda YN), salah seorang pelaku pengeroyokan memiliki ciri kulit sawo matang, tinggi 165 cm, dengan kisaran usia sekitar 25-30 tahun.

Akan tetapi, dirinya belum mengetahui secara pasti warga mana saja yang menjadi pelaku pengeroyokan terhadap anak buahnya tersebut. ” Kami bersama Polresta Tangerang masih melakukan penyelidikan. Kadus ini menjadi atensi dari atasan karena yang menjadi korban adalah anggota,” kata dia.

Ia menambahkan, terkait senjata V2 Nomor AC. F 00945 yang dirampas para pelaku sudah ditemukan di salah satu rumah warga di Desa Tanjakan, Rajeg, dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim, Sat Intelkam Polres Kota Tangerang dan Unit Reskrim Polsek Rajeg.

“Senjata yang direbut pelaku saat ini susah ditemukan di rumah seorang warga bernama Hasan yang lokasinya kurang lebih sekitar 20 Meter dari TKP,” tandasnya (Ricky/Aan)