Beredar Email Larangan karyawan Gunakan TikTok, Amazon: Email Pagi Ini Adalah Kesalahan

  • Whatsapp
Amazon

JAKARTA,REDAKSI24.COM–Sekira lima jam setelah email internal Amazon bocor dan viral pada Jumat (11/7/2020) terkait perintah penghapusan aplikasi TikTok dari smartphone karyawan, raksasa ritel online itu mengklarifikasi bahwa itu adalah kesalahan.

“Email pagi ini kepada sejumlah karyawan adalah sebuah kesalahan. Tak ada perubahan dalam kebijakan kami terkait TikTok,” kata Amazon kepada media dikutip dari AP pada Sabtu, (12/7/2020).

Bacaan Lainnya

Perwakilan perusahaan, Jaci Anderson menolak menjawab pertanyaan lebih lanjut soal eror tersebut.

Sebelumnya, Amazon meminta para pekerjanya untuk segera mencopot aplikasi video Tik Tok dari ponsel mereka karena masalah keamanan yang tidak dijelaskan.

BACA JUGA: Dukung Kampanye #StopHateForProfit, PlayStation tangguhkan iklan Facebook

Mereka diberi tenggat waktu hingga Jumat (11/7/2020) untuk membuang aplikasi seluler Tik Tok dan yang tidak mentaatinya akan kehilangan akses email perusahaan dari ponsel mereka, menurut Wall Street Journal dikutip dari Yahoo News, Minggu.

Seorang karyawan Amazon yang mengkonfirmasi menerima email awal tetapi tidak berwenang untuk berbicara di depan umum belum melihat pencabutan larangan Amazon.​​​​

Para pekerja Amazon masih bisa mengakses platform berbagi potongan video populer itu menggunakan peramban web laptop atau PC.

Kekhawatiran tampaknya adalah bahwa aplikasi seluler TikTok dapat mengakses email perusahaan Amazon, menurut salinan pesan internal yang diposting online.

“Keamanan pengguna adalah yang paling penting bagi TikTok–kami berkomitmen penuh untuk menghormati privasi pengguna kami,” kata juru bicara Tik Tok menjawab pertanyaan AFP.

BACA JUGA: Dihantam Covid-19, Omzet Pengusaha Truk Anjlok Hingga 40 Persen

“Walaupun Amazon tidak berkomunikasi dengan kami sebelum mengirim email mereka, dan kami masih tidak memahami keprihatinan mereka, kami menyambut dialog sehingga kami dapat mengatasi masalah apa pun yang mungkin mereka miliki dan memungkinkan tim mereka untuk terus berpartisipasi dalam komunitas kami.”

Amazon tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Umpan aplikasi dari klip video 15 hingga 60 detik ini seringkali menyenangkan dan lucu, menampilkan segalanya mulai dari tutorial make-up hingga rutinitas menari.

Namun, dengan popularitasnya yang meningkat di Amerika Serikat, TikTok juga semakin mendapat sorotan dari pemerintah di sini.

Presiden AS Donald Trump mengatakan minggu ini ia mempertimbangkan untuk melarang penggunaan aplikasi Tik Tok sebagai cara untuk menghukum China atas pandemi virus corona.(Suryanto/Ant/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.